get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Pesisir Sekaroh dan Seriwe Hearing ke DPRD Lombok Timur Keluhkan Belum Merata Akses Air Bersih

Survei PRESiSI: 74,2 Persen Warga Lombok Timur Puas terhadap Kinerja Bupati Haerul Warisin

Rabu, 08 Juli 2026 | 13:52 WIB
header img
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. (Foto: istimewa)

1. Pelayanan administrasi kependudukan – 79,1 persen puas

Layanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP elektronik, Kartu Keluarga, hingga akta catatan sipil menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi. Responden menilai pelayanan semakin cepat, mudah, dan responsif.

2. Pelayanan kesehatan – 78,6 persen puas

Layanan di puskesmas dan rumah sakit daerah dinilai membaik. Program cek kesehatan gratis juga disebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

3. Pendidikan – 67,3 persen puas

Publik memberi apresiasi terhadap pemerataan bantuan operasional sekolah, renovasi sarana pendidikan, serta perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan.

4. Pemberdayaan perempuan – 65,7 persen puas

Program perlindungan ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, serta sejumlah upaya pemberdayaan perempuan dinilai berjalan sesuai harapan masyarakat.

5. Pertanian – 50,9 persen puas

Distribusi pupuk bersubsidi dan kegiatan penyuluhan pertanian dinilai cukup baik, meski masih memerlukan penguatan di lapangan.

Sektor yang masih jadi pekerjaan rumah

Di balik tingginya kepuasan publik, survei PRESiSI juga mencatat sejumlah sektor yang nilainya masih di bawah 50 persen. Temuan ini dinilai penting sebagai bahan evaluasi bagi Pemkab Lombok Timur.

Beberapa sektor yang masih perlu mendapat perhatian antara lain ketenagakerjaan, terutama akses informasi lowongan kerja; kelautan dan perikanan, khususnya bantuan untuk nelayan dan pengembangan budidaya; koperasi dan UMKM terkait pembinaan pelaku usaha kecil; pariwisata terutama promosi destinasi dan penyediaan fasilitas; sektor sosial menyangkut ketepatan sasaran bantuan sosial dan PKH; serta lingkungan hidup, terutama persoalan pengelolaan sampah di kawasan perkotaan.

Kinerja BUMD juga disorot

Survei yang sama turut menyoroti performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal. Rata-rata tingkat kepuasan masyarakat terhadap BUMD masih berada di bawah 50 persen.

Salah satu sorotan utama tertuju pada PDAM. Sebagai BUMD yang memiliki peran strategis dalam penyediaan air bersih, PDAM dinilai masih perlu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas cakupan pelanggan.

Hasil survei menunjukkan 53,9 persen warga Lombok Timur belum menjadi pelanggan PDAM. Kondisi ini dipandang sebagai tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan daerah tersebut untuk memperluas akses air bersih dan meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ruang fiskal daerah dan tantangan layanan publik

Temuan survei ini menarik dibaca berdampingan dengan kondisi fiskal Lombok Timur pada 2026. Berdasarkan data pendapatan daerah, anggaran pendapatan Pemkab Lombok Timur tahun 2026 tercatat sekitar Rp3,1 triliun, sementara realisasi hingga April 2026 mencapai sekitar Rp529,22 miliar atau 17,03 persen dari target tahunan.

Sementara itu, realisasi PAD Lombok Timur hingga Juni 2026 tercatat sekitar Rp241,79 miliar atau 41,54 persen dari target PAD tahun ini. Data ini menunjukkan pemerintah daerah masih menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara percepatan layanan publik dan kemampuan fiskal daerah.

Di sisi lain, struktur PAD Lombok Timur juga memperlihatkan ketergantungan pada sejumlah sektor layanan dan retribusi. Pada semester pertama 2026, kontribusi PAD datang dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Kondisi tersebut membuat perbaikan pelayanan dasar seperti kesehatan, administrasi kependudukan, air bersih, persampahan, dan layanan pasar menjadi sangat penting karena berhubungan langsung dengan kepuasan publik sekaligus kapasitas pendapatan daerah.

Modal politik sekaligus alarm evaluasi

Hasil survei PRESiSI memperlihatkan bahwa pemerintahan Haerul Warisin mendapat modal kepercayaan publik yang cukup kuat pada tahun pertama.

Namun, angka kepuasan itu juga dibarengi catatan penting: pemerintah daerah perlu mempercepat pembenahan di sektor-sektor yang menyentuh ekonomi rumah tangga warga, seperti lapangan kerja, dukungan untuk UMKM, perikanan, pariwisata, hingga pengelolaan sampah.

Jika sektor-sektor dengan kepuasan rendah itu mampu diperbaiki, tingkat kepuasan publik terhadap Pemkab Lombok Timur berpeluang meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Sebaliknya, bila catatan evaluasi itu tidak segera dijawab, maka sektor-sektor tersebut bisa menjadi titik lemah yang memengaruhi persepsi publik terhadap keseluruhan kinerja pemerintah daerah.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut