Tingkatkan SDM Panjat Tebing, FPTI NTB Latih 22 Calon Juri dan Route Setter Profesional
LOMBOK, iNewsLombok.id – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kursus sertifikasi juri dan pembuat jalur (route setter) berlisensi C2 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga panjat tebing di daerah.
Pelatihan yang berlangsung pada 12–15 Juli tersebut diikuti 22 peserta yang merupakan delegasi resmi dari sembilan pengurus cabang FPTI kabupaten/kota di NTB. Program ini menjadi sertifikasi tenaga ahli profesional pertama yang digelar di NTB sejak 2010.
Ketua Umum FPTI NTB, Nadirah Al Habsyi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperbanyak tenaga profesional yang nantinya dapat bertugas pada berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
"Ini adalah fondasi dasar untuk menerus ke jenjang berkelanjutan untuk mendapatkan sertifikat lisensi C1," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Nadirah, pelaksanaan kursus menjadi tantangan tersendiri karena berlangsung di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, semangat pengurus dan antusiasme peserta membuat kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan secara maksimal. Terlebih, para instruktur didatangkan langsung dari Pengurus Pusat FPTI, termasuk Wakil Ketua Bidang Kompetisi, serta instruktur berpengalaman dari Jawa Timur dan Bali.
"Peserta kelak akan menjadi tenaga juri yang profesional dan dapat diandalkan di NTB, maupun skala nasional," kata anggota DPRD NTB tersebut.
Editor : Purnawarman