HMI Demo Gubernur NTB, Kritik Kebijakan soal Desa Berdaya dan Banyaknya Pungutan di Sekolah
LOMBOK, iNewsLombok.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur NTB, Senin (25/5/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti Program unggulan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Desa Berdaya dan maraknya pungutan di sekolah.
Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian. Massa aksi membawa spanduk dan poster kritik terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB sambil bergantian menyampaikan orasi.
Salah satu orator aksi, Agil Al Munawar, mengatakan pihaknya telah melakukan kajian terhadap sejumlah persoalan strategis di NTB yang dinilai belum mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
“Kami telah mengkaji berbagai persoalan yang ada di NTB, baik isu hukum maupun pendidikan. Kami berkomitmen mengawal dan mengkritisi visi NTB Makmur Mendunia,” kata Agil Al Munawar.
Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, membacakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan DPRD NTB. Salah satu poin utama adalah penolakan terhadap praktik pungutan di sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA.
Mahasiswa menilai pungutan seperti uang komite, uang pembangunan, hingga sumbangan sukarela masih membebani masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Editor : Purnawarman