Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Temukan 950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis, Terancam Ditutup Permanen
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BGN Dadan Hindayana Sebut di Lombok: Banyak Anak Baru Minum Susu Lewat Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:50 WIB
  • author Anggi Setiawati
Kepala BGN Dadan Hindayana Sebut di Lombok: Banyak Anak Baru Minum Susu Lewat Program MBG
Kepala BGN Dadan Hindayana (kiri) bersama Ketua HKTI Wilgo Zainal (tengah), Satgas BGN NTB Fathul Gani (kanan) saat peluncuran dapur SPPG 3T di Desa Genggelang, Bayan, Selasa (12/5/2026). (Foto: Tangkapan Layar)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali menjadi bagian dari penguatan program nasional peningkatan gizi masyarakat melalui peluncuran dapur SPPG 3T di Desa Genggelang, Kecamatan Bayan.

Kehadiran dapur tersebut diharapkan mampu memperluas akses makanan bergizi bagi masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini masih menghadapi keterbatasan layanan pangan sehat dan seimbang.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan pertumbuhan penduduk sekaligus persoalan masih rendahnya konsumsi makanan bergizi di sejumlah daerah.

Menurut Dadan, Indonesia mengalami pertumbuhan penduduk sekitar tiga juta jiwa setiap tahun. Kondisi tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi.

“Banyak anak-anak yang baru minum susu ketika ada program Makan Bergizi Gratis. Oleh sebab itulah kemudian kita lakukan program ini,” ujarnya, Selasa (12/05/2026).

Ia menerangkan, dapur SPPG 3T dirancang khusus untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar yang sulit dijangkau layanan pangan. Umumnya, wilayah tersebut membutuhkan waktu tempuh lebih dari 30 menit dari pusat layanan terdekat dan memiliki jumlah penerima manfaat kurang dari 1.000 orang.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut