get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemprov NTB Belum Terapkan WFH, Tunggu Keputusan Pusat Terkait Penghematan BBM

70 Event Siap Guncang NTB 2026, Target 2,5 Juta Wisatawan Dikejar

Selasa, 31 Maret 2026 | 16:47 WIB
header img
Kadis Pariwisata NTB M Nur Aulia (kiri). (Foto: iNewsLombok.id/Purnawarman)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan 70 event pariwisata sepanjang 2026 sebagai strategi utama mendongkrak kunjungan wisatawan. Dari rangkaian agenda tersebut, Pemprov menargetkan 2,5 juta kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, optimistis target tersebut dapat tercapai meski kondisi fiskal sedang tidak ideal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan industri pariwisata.

“Dokumen perencanaan kami target 2,5 juta kunjungan. Kalau bisa melampaui kenapa tidak? Untuk wisatawan mancanegara kami harap bisa mencapai angka 1 juta kunjungan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Fokus Bukan Jumlah Wisatawan, Tapi Lama Tinggal

Aulia menegaskan bahwa Pemprov NTB tidak membedakan wisatawan berdasarkan asalnya. Fokus utama adalah meningkatkan lama tinggal (length of stay) agar berdampak pada ekonomi lokal.

“Selama mau berwisata ke kami dan bisa stay lebih lama ini bisa berikan kontribusi ke nilai pertumbuhan pariwisata kita,” jelasnya.

Namun, ia mengakui masih banyak potensi wisata yang belum terekspos, terutama di tingkat desa.

“Banyak atraksi yang kurang diekspos. Banyak desa di NTB punya atraksi setiap minggu, tapi tidak diketahui oleh wisatawan. Ini menyebabkan lama tinggal wisatawan ke NTB sebentar,” ungkapnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Event 2026

Seluruh event yang digelar akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, komunitas hingga desa wisata.

“Seluruh event ini akan dielaborasi. Tujuannya, kami sama-sama goal dan saling menguatkan,” terang Aulia.

Selain itu, NTB juga memperkuat kerja sama dengan daerah lain seperti Bali melalui event internasional seperti Bali Beyond Travel Fair (BBTF) guna menarik wisatawan mancanegara.

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Magnet Utama

Event MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan menjadi pendorong utama lonjakan wisatawan ke NTB. Persiapan dilakukan jauh hari agar masuk dalam paket perjalanan wisata global.

“Harapannya bahwa Mandalika diramaikan oleh fans MotoGP dari luar daerah dan Indonesia. Event ini kami siapkan enam bulan sebelumnya,” jelasnya.

Empat Event Masuk Kharisma Event Nasional (KEN)

Dari total 70 event, terdapat empat agenda unggulan NTB yang masuk dalam program Kharisma Event Nasional (KEN) dan mendapat dukungan pemerintah pusat:

Rimpu Mantika (Bima)

Alunan Budaya Pringgasela (Lombok Timur)

Maulid Adat Bayan (Lombok Utara)

Gili Festival (Lombok Utara)

Keempat event ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur NTB di tingkat nasional hingga internasional.

Ragam Event Sepanjang Tahun

Kalender event NTB 2026 mencakup berbagai kategori, mulai dari:

Event budaya: Bau Nyale, Peresean, Maulid Adat Bayan

Sport tourism: Mandalika Racing Series, Rinjani Trail Run, Paragliding World Cup

Event internasional: MotoGP Mandalika, GT World Challenge

Festival daerah: Festival Lakey, SAMOTA Festival, Senggigi Festival

NTB merupakan salah satu destinasi super prioritas nasional bersama Bali dan Labuan Bajo.

Kawasan Mandalika terus dikembangkan sebagai pusat sport tourism Indonesia.

Tren wisata global menunjukkan peningkatan minat pada wisata berbasis budaya dan komunitas, yang menjadi kekuatan NTB.

Digitalisasi promosi melalui media sosial dan platform travel dinilai krusial untuk meningkatkan visibilitas event desa.

Dengan 70 event yang tersebar sepanjang tahun, NTB menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kolaborasi lintas sektor, penguatan promosi, serta event unggulan seperti MotoGP Mandalika menjadi kunci untuk mencapai target 2,5 juta kunjungan wisatawan pada 2026.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut