get app
inews
Aa Text
Read Next : Tumpahan Oli di Jalan Pusuk Nyaris Telan Korban, DPRD NTB Ingatkan Pengendara

Proyek Misterius di Gili Meno Hancurkan Karang? Wisatawan Asing Ikut Bersuara

Sabtu, 29 November 2025 | 18:40 WIB
header img
Proyek Revetment Rp70 Miliar di Gili Meno Picu Kecaman: Diduga Rusak Terumbu Karang dan Ganggu Aktivitas Wisata. istimewa

LOMBOK, iNewsLombok.id - Proyek pembangunan revetment senilai Rp70 miliar di kawasan perairan Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, NTB, kembali memicu polemik besar.

Pekerjaan yang merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum RI tersebut berada sekitar 100 meter dari titik kedatangan wisatawan—sebuah lokasi yang menjadi pintu utama pariwisata Gili Meno.

Aktivitas alat berat di area tersebut diduga merusak terumbu karang serta biota laut yang menjadi aset paling berharga pulau tersebut. Dari investigasi lapangan, ditemukan ekskavator beroperasi sangat dekat dengan area terumbu karang, memunculkan kekhawatiran atas potensi kerusakan ekologis berskala luas.

Para pelaku wisata, pegiat lingkungan, hingga turis mancanegara menyebut kondisi tersebut sebagai “pemandangan yang merusak mata” tepat di gerbang wisata Gili Meno.

Sorotan Publik dan Kontradiksi Informasi

Salah satu turis asal Australia, Grace Shopia, mengaku kaget dan kecewa saat melihat kondisi revetment tersebut.

“Kerusakan yang terjadi di sini sudah ramai dibicarakan di media sosial Eropa, Australia, Amerika, dan berbagai negara lainnya. Ini mengecewakan,” ujarnya.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut