Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IPM NTB 2025 Naik Jadi 73,97, Akademisi: Jangan Terburu-buru Klaim Keberhasilan Iqbal-Dinda
Advertisement . Scroll to see content

Kunjungan Prabowo ke Negara-Negara Islam dan Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Sabtu, 19 April 2025 | 19:58 WIB
  • author Edo Segara Gustanto
Kunjungan Prabowo ke Negara-Negara Islam dan Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia
Edo Segara Gustanto. dok Pribadi

Oleh: Edo Segara Gustanto

Akademisi dan Peneliti Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara

 

Presiden terpilih Prabowo Subianto baru saja melakukan kunjungan ke lima negara Islam: Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania. Lawatan ini dilakukan di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tidak mudah—daya beli masyarakat menurun, investasi lesu, dan ketidakpastian global terus membayangi.

Maka, wajar jika publik menaruh harapan besar pada kunjungan ini sebagai angin segar bagi masa depan ekonomi nasional.

Namun, perjalanan ini tidak bisa dibaca hanya sebagai diplomasi basa-basi pasca pemilu. Ada pesan yang ingin ditegaskan: bahwa Indonesia, sebagai negara Muslim terbesar di dunia, punya posisi penting dan bisa mengambil peran lebih besar dalam percaturan global, khususnya di dunia Islam.

Dalam dunia yang kini semakin multipolar, memperkuat poros kerja sama dengan negara-negara Timur Tengah adalah langkah cerdas dan strategis.

Yang menarik, kunjungan ini tidak berhenti pada simbol dan gestur politik saja. Ia membawa potensi dampak ekonomi yang nyata: dari peluang investasi triliunan rupiah, pembukaan pasar ekspor baru, hingga kerja sama strategis di bidang energi, pertahanan, dan teknologi.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut