Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump: Pintu Neraka untuk Kalian
Advertisement . Scroll to see content

Hamas Tolak Rencana Donald Trump Kuasai Jalur Gaza, Sebut Sebagai Upaya Penjajahan Baru

Minggu, 09 Februari 2025 | 09:36 WIB
  • author Anton Suhartono/Purnawarman
Hamas Tolak Rencana Donald Trump Kuasai Jalur Gaza, Sebut Sebagai Upaya Penjajahan Baru
Pejuang Hamas menghancurkan tank Markava milik Israel, yang diklaim zionis terhebat di dunia. Foto: Reuters

ANKARA, iNewsLombok.id – Hamas dengan tegas menolak pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengusulkan pengambilalihan Jalur Gaza serta merelokasi warganya. Kelompok yang berkuasa di Gaza ini menilai pernyataan Trump tidak adil dan menghina rakyat Palestina.

Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan pasukan AS memasuki wilayah Gaza dengan alasan apa pun.

"Kami berharap pernyataan ini tidak serius. Kami telah berjuang melawan penjajah Israel selama bertahun-tahun, dan tentu saja, kami tidak akan membiarkan penjajahan baru," ujarnya kepada media Turki, Hurriyet, Sabtu (8/2/2025).

Selain itu, Hamas mengusulkan pembentukan aliansi untuk menolak kebijakan Trump yang dianggap merugikan rakyat Palestina. Mereka juga meminta komunitas internasional untuk tidak membiarkan AS mencampuri urusan Gaza.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut