get app
inews
Aa Text
Read Next : Rupiah Melemah Hampir Sentuh Level Krisis 1998, BI Waspadai Dampak Perang Dagang AS

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Gejolak Timur Tengah Picu Tekanan Pasar

Senin, 16 Maret 2026 | 17:18 WIB
header img
Nilai tukar rupiah terhadap Dolar. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsLombok.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami pelemahan signifikan pada perdagangan Senin (16/3/2026). Berdasarkan data pasar global, kurs rupiah sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS sekitar pukul 14.34 WIB.

Pelemahan ini menunjukkan depresiasi sekitar 0,25 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada Jumat (13/3/2026), rupiah masih berada di posisi Rp16.958 per dolar AS, sehingga tren penurunan tersebut memperpanjang tekanan terhadap mata uang domestik dalam beberapa hari terakhir.

Analis menilai kondisi ini tidak lepas dari meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai tekanan terhadap rupiah dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar global setelah muncul pernyataan dari pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, terkait rencana penutupan Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan energi paling vital di dunia karena sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati jalur tersebut setiap hari.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut