Dicecar Refly Harun di Sidang Roy Suryo, Jokowi Tolak Ijazah S1 Diuji Forensik Ulang

Achmad Al Fiqri
Joko Widodo menyampaikan keberatan saat ditanya kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, mengenai kemungkinan pengujian ulang ijazah S1 UGM di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). (Foto: Aldi Chandra/iNews.id)

Refly meminta penjelasan apakah kedua dokumen tersebut benar-benar identik.

"Apakah ijazah fisik milik Saudara, sama dengan file ijazah digital yang diunggah Dian Sandi melalui akun X-nya? Ini pengulangan," kata Refly.

Menjawab pertanyaan itu, Jokowi mengaku tidak pernah memeriksa kedua dokumen tersebut secara terperinci untuk memastikan kesamaannya.

"Saya tidak meneliti sampai sedetail itu, Yang Mulia," pungkasnya.

Bareskrim Pernah Lakukan Uji Forensik pada 2025

Polemik mengenai ijazah Jokowi sebelumnya juga pernah ditangani Bareskrim Polri. Pada 22 Mei 2025, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyampaikan hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap ijazah S1 Jokowi.

Saat itu, penyidik menyatakan dokumen ijazah bernomor 1120 atas nama Joko Widodo, dengan NIM 1681/KT dari Fakultas Kehutanan UGM, tertanggal 5 November 1985, dinyatakan asli dan sah berdasarkan hasil penyelidikan serta pemeriksaan forensik.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah aspek dokumen, antara lain bahan kertas, pengaman kertas, teknik pencetakan, tinta tulisan tangan, cap stempel, serta tanda tangan pejabat kampus. Penyidik juga menggunakan ijazah milik tiga rekan kuliah Jokowi sebagai dokumen pembanding.

Meski demikian, dalam persidangan 5 November 2026, Refly kembali mempertanyakan kesesuaian dokumen fisik dengan file digital yang menjadi bagian dari polemik tersebut.

Perdebatan mengenai perlu atau tidaknya pengujian ulang itu kini menjadi bagian dari proses pemeriksaan saksi dan pembuktian di persidangan. Keputusan mengenai pemeriksaan barang bukti tetap berada dalam kewenangan majelis hakim.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network