Musda Tetap Digelar
Made Rai memastikan Musda Demokrat NTB tetap akan dilaksanakan. Namun, ia belum menjelaskan alasan yang membuat jadwal dalam surat sebelumnya perlu diperbaiki.
"Menunggu mekanisme pemberitahuan resmi dari Panitia. Kenapanya menjadi urusan internal organisasi. Yang pasti Musda tetap dan pasti akan dilaksanakan," tegasnya.
Dengan demikian, informasi mengenai pelaksanaan Musda pada 18 September 2026 belum dapat dianggap sebagai jadwal final sebelum diumumkan secara resmi oleh panitia.
Sebelumnya, surat DPP yang beredar mencantumkan tanggal 5 September 2026 dan disebut ditandatangani Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron.
Mekanisme Penentuan Ketua DPD
Musda memiliki posisi penting dalam proses pergantian kepemimpinan Partai Demokrat di tingkat provinsi. Dalam mekanisme yang dijelaskan DPP Partai Demokrat, Musda menjadi forum untuk mengusulkan calon Ketua DPD berdasarkan suara pemilik hak suara. Selanjutnya, calon tersebut ditetapkan oleh DPP.
Dalam pelaksanaan Musda Demokrat di sejumlah daerah pada 2026, DPP juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dan soliditas kader sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ia juga menegaskan bahwa proses demokrasi internal memberikan kesempatan kepada kader untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan sepanjang memenuhi ketentuan organisasi.
Di NTB sendiri, dinamika menjelang Musda sebelumnya juga mencuat ke ruang publik. Pada Januari 2026, Made Rai Edi Astawa, yang saat itu juga menjabat Sekretaris I BPOKK DPP Partai Demokrat sekaligus Plt Ketua DPD Demokrat NTB, menjelaskan posisi kepemimpinan di tubuh Demokrat NTB.
Terbaru, dinamika internal kembali menjadi perhatian setelah Ketua IMDI NTB M. Fihirudin menyatakan akan menyurati AHY terkait dugaan permainan uang menjelang Musda. Tuduhan tersebut merupakan klaim dari pihak pelapor dan belum dapat dianggap sebagai fakta yang terbukti.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, jadwal final, agenda lengkap, peserta Musda, serta nama-nama kandidat Ketua DPD Demokrat NTB masih menunggu pengumuman resmi dari panitia.
Dengan klarifikasi Made Rai tersebut, jadwal 18 September 2026 yang sebelumnya beredar sebaiknya diposisikan sebagai jadwal yang tercantum dalam dokumen yang beredar, bukan sebagai tanggal final pelaksanaan Musda sampai ada pengumuman resmi panitia.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
