Kasus Bullying di Mataram Masih Terjadi, Wali Kota Mohan Tekankan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Utswatun Hasanah
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana (kanan) berfoto dengan Rahmat Ufair Safaraz salah satu Siswa SMP 2 Mataram saat hadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Lapangan Sangkareang. (Foto: iNewsLombok.id/Purnawarman)

"Tageline sangat dalam sekali filosofis sekali. Ini menjadi satu pengingat, penegas buat kita betapa anak-anak kita harus dilindungi, dipenuhi haknya tidak hanya lingkungan sosial kemasyarakatan tetapi ruang-ruang digital," tegasnya.

Menurut Mohan, tantangan perlindungan anak ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi. Karena itu, pemerintah daerah, keluarga, sekolah, dan masyarakat harus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

"Tugas kita komplek, merawat sehingga anak sehat kuat berakhlak, anak kita semakin hebat dimasa akan datang," terangnya.

Peringatan Hari Anak Nasional setiap tahun menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan hak anak, mulai dari hak memperoleh pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan, hingga hak tumbuh dan berkembang secara optimal.

Di era digital, perlindungan anak juga mencakup pencegahan perundungan siber (cyberbullying), penyalahgunaan media sosial, serta paparan konten negatif yang dapat memengaruhi perkembangan anak.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network