RIYADH, iNewsLombok.id – Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi pada Jumat malam waktu setempat.
Laporan dari The Wall Street Journal pada Sabtu (28/3/2026) menyebutkan bahwa sedikitnya 12 personel militer Amerika Serikat mengalami luka-luka, termasuk dua orang dalam kondisi kritis. Selain itu, sejumlah pesawat pengisian bahan bakar militer AS juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Serangan tersebut menghantam fasilitas militer yang menjadi salah satu basis penting operasi AS di kawasan Timur Tengah.
Serangan Rudal dan Drone Hantam Fasilitas Militer
Menurut pejabat AS dan Arab Saudi yang mengetahui insiden tersebut, serangan terjadi saat sejumlah personel berada di dalam bangunan di area pangkalan.
Bangunan itu dilaporkan terkena rudal balistik serta beberapa drone, yang menyebabkan korban luka dan kerusakan signifikan.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
