Hal-hal Penting yang Perlu Diketahui tentang Salat Tarawih di Ramadan 2026

Purnawarman
Ilustrasi, salat Tarawih Ramadhan. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsLombok.id - Setiap bulan Ramadhan tiba, suasana masjid kembali semarak. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar di malam hari, saf jamaah dipenuhi umat Islam, dan satu ibadah khas Ramadhan 2026 pun kembali dijalankan, yakni salat Tarawih.

Meskipun dilakukan rutin setiap tahun, salat Tarawih masih sering menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Mulai dari status hukumnya, jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, hingga praktik berjamaah yang beragam antarmasjid.

Untuk memahami Tarawih secara lebih utuh, rujukan paling otoritatif tentu berasal dari hadis-hadis Nabi Muhammad saw yang menjelaskan langsung tentang qiyām Ramadhān atau salat malam di bulan Ramadhan 2026 dikutip dari situs resmi Muhammadiyah.

Tarawih Hukumnya Sunnah, Bukan Wajib

Hadis utama yang menjadi dasar hukum Tarawih diriwayatkan dari ‘Aisyah ra tentang peristiwa Nabi saw salat malam di masjid pada bulan Ramadan:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ، فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ، ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ، فَكَثُرَ النَّاسُ، ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ: «قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ، وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ» وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ (رواه البخاري)

“Diriwayatkan dari ‘Aisyah Ummul Mukminin ra, bahwa Rasulullah saw salat pada suatu malam di masjid, lalu beberapa orang ikut salat bersama beliau. Pada malam berikutnya beliau salat lagi sehingga jamaah semakin banyak. Pada malam ketiga atau keempat mereka kembali berkumpul, namun Rasulullah saw tidak keluar menemui mereka. Ketika pagi tiba, beliau bersabda: “Aku telah mengetahui apa yang kalian lakukan. Tidak ada yang menghalangiku keluar menemui kalian kecuali karena aku khawatir salat ini akan diwajibkan atas kalian.” Dan peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadan. (HR. al-Bukhari)

Hadis ini menegaskan bahwa sejak awal Tarawih adalah ibadah sunnah, bukan kewajiban. Rasulullah saw sengaja tidak menjadikannya rutinitas berjamaah setiap malam agar umatnya tidak merasa terbebani.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network