BIMA, iNewsLombok.id - Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhamad Aminurlah atau yang akrab disapa Aji Maman, mendorong gerakan penanaman bibit pohon kemiri secara berkelanjutan sebagai langkah konkret memulihkan hutan kritis dan menekan risiko banjir yang kerap melanda Pulau Sumbawa setiap tahun.
Aji Maman menegaskan bahwa gerakan penanaman kemiri tidak boleh menunggu musim kemarau. Menurutnya, upaya pemulihan hutan harus segera dilakukan agar dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Gerakan ini harus dimulai sekarang. Kemarin sudah dialokasikan 19 ribu bibit kemiri untuk sejumlah wilayah di Bima, termasuk Parado, Labitu, dan Wawo,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, Selasa (20/01/2026).
Legislator asal Bima tersebut menilai, kerusakan hutan di kawasan pegunungan dan daerah aliran sungai (DAS) menjadi penyebab utama terjadinya banjir dan longsor. Menurutnya, hutan kemiri yang dahulu menjadi penyangga ekologis kini banyak berubah menjadi lahan gundul akibat pembalakan liar dan alih fungsi lahan.
“Mengembalikan fungsi hutan kemiri di setiap kawasan gundul adalah keharusan. Ini bukan sekadar menjaga ekologi, tapi juga masa depan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
