LOMBOK, iNewsLombok.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp16 miliar untuk merespons dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Bencana hidrometeorologi tersebut terjadi di antaranya di Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, serta beberapa desa di Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, setelah hujan deras mengguyur wilayah NTB pada Selasa malam (13/1/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Sadimin, menyampaikan bahwa anggaran BTT tersebut disiapkan berdasarkan arahan langsung Gubernur NTB. Dana ini difokuskan untuk kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditangani oleh pemerintah kabupaten/kota akibat keterbatasan anggaran daerah.
"Tadi kita rapat, kita undang Kabupaten/Kota, untuk menyiapkan usulan program kegiatannya apa aja, yang ndak bisa ditangani akan dicarikan provinsi melalui BTT, belanja tidak terduga itu," ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Kamis sore, (15/1/2026).
Sadimin menjelaskan, anggaran Rp16 miliar tersebut diprioritaskan untuk penyediaan logistik darurat serta perbaikan infrastruktur vital, terutama akses jalan dan jembatan yang menjadi satu-satunya jalur penghubung bagi masyarakat terdampak banjir.
"Tadi malam sesuai arahan Pak Gubernur kan ada 16 miliar. Itu untuk kebutuhan logistik, untuk kebutuhan infrastruktur, terutama jembatan-jembatan putus, yang jalan satu-satunya kan harus kita prioritaskan," katanya.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
