IRGC Ancam Serangan Paling Ganas Usai Khamenei Tewas

iNews.id/Purnawarman
Korps Garda Revolusi Iran IRGC. (Foto: AP)

TEHERAN, iNewsLombok.id - Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan ancaman akan melancarkan serangan besar-besaran menyusul tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan yang diduga dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Ancaman tersebut disampaikan beberapa jam setelah kabar kematian pemimpin tertinggi Iran itu diumumkan secara resmi oleh media pemerintah.

Kantor berita Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa IRGC tengah mempersiapkan operasi militer yang akan menyasar wilayah pendudukan Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

“Dalam beberapa saat lagi,” kata IRGC dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).

Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung Nasional

Sebagai respons atas wafatnya Khamenei, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Selain itu, tujuh hari libur resmi juga diberlakukan untuk menghormati sosok yang telah memimpin Iran sejak 1989 tersebut.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network