Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Ternyata Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Pada keterangan majalah, tertulis:
"Cover Boy '88. Redaksi menerima 8345 pelamar sejak dikeluarkannya formulir Cover Boy '88. Sungguh pekerjaan yang tidak ringan - bukan hanya untuk para juri yang menilai - sejak dari membuka amplop berisi formulir dan foto-foto (yang dilakukan oleh bagian Sekretariat), mendaftarnya satu per satu sampai membaca prestasi serta memandangi foto-foto dari berbagai sudut dan bermacam ekspresi.
Walaupun melelahkan, tetapi kami gembira sekali melihat partisipasi pembaca yang dengan susah payah telah 'menjawab' ajakan kami. Kepada kamu-kamu yang telah mengirim formulir dan kali ini belum berhasil, kami mengucapkan inilah ke 60 semifinalis yang terpilih tahun ini.
Kepada kamu yang namanya ada di sini, Redaksi Mode mengucapkan selamat."
Arsip tersebut menunjukkan bahwa Suyudi pernah mengikuti dunia cover boy ketika masih remaja, jauh sebelum memasuki karier kepolisian.
Menariknya, Suyudi tercatat dalam daftar semifinalis yang sama dengan sejumlah nama yang kemudian dikenal publik di dunia hiburan, termasuk aktor Candy Satrio.
Perjalanan Suyudi kemudian berlanjut ke dunia kepolisian. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Setelah lulus Akpol, Suyudi meniti karier terutama di bidang reserse. Ia mengawali tugas di Resmob Polda Metro Jaya dan kemudian menduduki sejumlah jabatan kewilayahan, termasuk Kapolsek di beberapa wilayah Jakarta.
Suyudi juga pernah menjabat Kasat Reskrim di sejumlah wilayah, sebelum dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Kariernya berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi. Suyudi pernah bertugas di Bareskrim Polri, kemudian dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023.
Pada Juni 2024, Suyudi ditunjuk sebagai Kapolda Banten. Setahun kemudian, ia mendapat kepercayaan baru sebagai Kepala BNN.
Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025. Ia menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Setelah menjadi Kepala BNN, Suyudi resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi pada September 2025. Kenaikan pangkat tersebut dilakukan dalam upacara Korps Raport yang dipimpin Kapolri saat itu, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Selain pengalaman di kepolisian, Suyudi juga memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara pada Januari 2026. Penganugerahan tersebut dikaitkan dengan kontribusinya dalam bidang hukum pidana khusus, termasuk pemberantasan narkotika dan kejahatan transnasional.
Kini, perjalanan panjang Suyudi telah membawanya ke posisi tertinggi di institusi Polri sebagai Kapolri.
Dari seorang remaja yang pernah tercatat sebagai semifinalis Cover Boy pada 1988, Suyudi kemudian menempuh pendidikan kepolisian, menjalani berbagai penugasan strategis, memimpin BNN, hingga dipercaya memimpin Polri pada 2026.
Editor: Purnawarman