get app
inews
Aa Text
Read Next : Bantuan untuk Warga Adat Sade Tembus Rp3 Miliar, Kebutuhan Rekonstruksi Rp34 Miliar

Kebakaran Sade, Pemerintah Pusat Siapkan Rp30 Miliar untuk Rekonstruksi Desa Adat

Kamis, 03 September 2026 | 06:44 WIB
header img
Kondisi kawasan Rumah Adat Sade pascakebakaran di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut. (Foto: Riky Aditya Ramdani/iNewsLombok.id)

JAKARTA, iNewsLombok.id - Pemerintah mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk membangun kembali kawasan Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah kawasan wisata budaya Sasak tersebut dilanda kebakaran hebat pada Sabtu (22/8/2026).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memperkirakan rekonstruksi Desa Adat Sade membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembangunan kembali rumah adat, kios, masjid, serta penataan kawasan.

"Karena setahu saya kurang lebih untuk rekonstruksi itu mungkin di antara Rp25 sampai Rp30 miliar rupiah kalau tidak salah ya, dengan jumlah 75 rumah adat, 65 kios, ada 1 masjid, dan juga kawasan area," ucap Fadli dalam rapat bersama Komisi X DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Fadli mengatakan Kementerian Kebudayaan telah berkoordinasi dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Pemerintah ingin memastikan proses pemulihan dilakukan secara terpadu dan tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan antar-kementerian dan lembaga.

Menurut Fadli, rekonstruksi nantinya akan dikoordinasikan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memastikan pembangunan kembali tetap mempertahankan karakter dan nilai budaya masyarakat Sasak.

Rekonstruksi Sade Tak Sekadar Bangun Rumah

Kementerian Kebudayaan tidak ingin rekonstruksi hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Kajian desain terlebih dahulu dilakukan untuk memastikan kawasan Desa Adat Sade menjadi lebih aman terhadap ancaman kebakaran di masa mendatang.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut