Penyanyi Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun, Tinggalkan Warisan Musik dan Kemanusiaan
Perjalanan hidupnya dari keluarga miskin hingga menjadi salah satu bintang terbesar Amerika menjadi bagian penting dari identitas artistiknya. Library of Congress mencatat karier musik Dolly sudah dimulai sejak usia sekitar 10 tahun.
Kehidupan masa kecil di tengah keluarga besar, tradisi Appalachian, musik gereja, dan keterbatasan ekonomi kemudian banyak memengaruhi karya-karyanya.
Salah satu contohnya adalah lagu "Coat of Many Colors", yang terinspirasi pengalaman masa kecil ketika ibunya membuatkan pakaian dari potongan kain. Kisah tersebut kemudian berubah menjadi salah satu lagu paling personal dalam katalog Dolly.
Bakat menulis lagunya muncul sejak usia sangat muda. Library of Congress mencatat Dolly menulis "Little Tiny Tassle Top" pada 1951, ketika ia masih anak-anak. Ia juga mulai tampil di panggung publik sejak usia belia dan kemudian menapaki panggung musik country di Nashville.
Setelah menyelesaikan sekolah menengah pada 1964, Dolly pindah ke Nashville untuk mengejar karier sebagai penyanyi dan penulis lagu.
Pada tahap awal, kemampuan menulis lagu menjadi salah satu kekuatan utamanya. Kariernya berkembang pesat setelah ia bergabung dengan The Porter Wagoner Show pada 1967.
Kemitraannya dengan Porter Wagoner membuat nama Dolly semakin dikenal luas. Setelah beberapa tahun bekerja bersama, Dolly kemudian memutuskan membangun karier solonya.
Editor: Purnawarman