get app
inews
Aa Text
Read Next : 4 Santri Diduga Jadi Korban, LPA NTB Bongkar Kasus Kekerasan Seksual Oknum Guru Ponpes Lombok Tengah

Api Mengamuk di Desa Wisata Sade Lombok Tengah , Penyebab Kebakaran Masih Misterius

Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:12 WIB
header img
Kobaran api melalap kawasan Rumah Adat Sade di Desa Wisata Sade, Lombok Tengah, Sabtu malam (23/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (Foto: Tangkapan Layar)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Kebakaran hebat melanda kawasan Rumah Adat Sade di Desa Rambitan Kecamatan Pujut, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam (23/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah bangunan rumah tradisional Sasak.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Mawardi, mengatakan informasi sementara dari warga menyebut seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri.

“Penyebabnya belum bisa diketahui, tetapi dipastikan dari keterangan warga tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Damkar Empat Daerah Dikerahkan

Besarnya kobaran api membuat petugas mengerahkan armada pemadam dari berbagai daerah. Lima unit mobil pemadam milik Kabupaten Lombok Tengah menjadi kekuatan utama, kemudian diperkuat armada dari Lombok Barat, Kota Mataram, serta Pemerintah Provinsi NTB.

“Lombok Tengah ada lima mobil pemadam, diperbantukan dari Lombok Barat, Kota Mataram dan Provinsi,” terangnya.

Petugas mengalami kesulitan memadamkan api karena konstruksi rumah adat didominasi material alami seperti bambu, kayu, ilalang, dan jerami yang mudah terbakar. Selain itu, tiupan angin kencang membuat api cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

“Api cepat sekali menjalar karena tiupan angin yang kencang sehingga agak sulit dipadamkan masuk kedalam,” ungkapnya.

Desa Wisata Ikonik Lombok

Rumah Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya paling terkenal di Pulau Lombok. Perkampungan tradisional ini dihuni masyarakat Suku Sasak yang masih mempertahankan arsitektur dan tradisi leluhur, sehingga menjadi tujuan favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.

Petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan dan pendataan jumlah bangunan yang terdampak.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut