Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kunjungan ke Lombok, Menkomdigi Meutya Tekankan Perlindungan Anak di Internet
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Haru Korban KM Putri Yasmin Terbakar di Lombok: Bayi Alfaro Selamat, Pelampung Sempat Tertukar

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:38 WIB
  • author iNews TV
Kisah Haru Korban KM Putri Yasmin Terbakar di Lombok: Bayi Alfaro Selamat, Pelampung Sempat Tertukar
Agus dan keluarganya menjalani perawatan di RSUD Tripat Gerung usai selamat dari tragedi kebakaran KM Putri Yasmin. Bayi Alfaro bertahan hidup meski pelampung sempat tertukar di tengah ombak. (Foto: iNews TV)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Di balik duka tragedi kebakaran KM Putri Yasmin di Perairan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), terselip kisah perjuangan sebuah keluarga menyelamatkan dua buah hati mereka dari maut.

Agus bersama istrinya, Sintiya, mengisahkan detik-detik mencekam saat kobaran api melahap kapal dan memaksa ratusan penumpang menyelamatkan diri ke laut. Dalam kepanikan, mereka sempat keliru mengambil jaket pelampung karena ukuran dewasa tertukar dengan pelampung anak.

Kesalahan itu membuat mereka kesulitan memegang putri mereka, Sintia (8), dan bayi Alfaro di tengah gulungan ombak.

“Saat kejadian sangat panik. Pelampung sempat tertukar ukurannya jadi agak sulit memegang anak-anak, tapi alhamdulillah pelampung itu tetap bisa menahan tubuh bayi kami Alfaro sampai bantuan datang,” tutur ayah korban, Agus, di RSUD Patuh Patut Patju (Tripat) Gerung, Lombok Barat, Kamis (13/8/2026).

Berkat pelampung tersebut, bayi Alfaro berhasil bertahan hingga akhirnya dievakuasi oleh tim penyelamat.

Saat ini Agus, istrinya, serta kedua anak mereka masih menjalani perawatan di RSUD Tripat bersama puluhan korban selamat lainnya. Beberapa korban masih membutuhkan penanganan intensif akibat dampak fisik maupun psikologis pascakebakaran.

16 Korban Masih Dirawat Intensif

Berdasarkan data medis terbaru, sebanyak 24 korban sempat dirujuk ke rumah sakit setelah dievakuasi dari laut.

Dari jumlah tersebut:

Para korban umumnya mengalami dehidrasi berat, kram otot, nyeri di sekujur tubuh, hingga trauma psikologis akibat berjam-jam terapung di laut setelah kapal terbakar.

Untuk mempercepat pelayanan medis, pemerintah menyiagakan tiga rumah sakit rujukan, yaitu:

  • RSUD Patuh Patut Patju (Tripat) Lombok Barat

  • RS H. Moh. Ruslan Mataram

  • RSUD Provinsi NTB

ASDP Kerahkan Armada, SAR Cari 5 Korban Hilang

General Manager ASDP Cabang Lembar, Handoyo Priyanto, bersama jajaran turut menjenguk para korban di rumah sakit dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga terdampak. ASDP juga memberikan dukungan penanganan bagi korban selamat.

Pada proses evakuasi awal, ASDP mengerahkan Kapal Port Link II untuk mengangkut 35 korban selamat menuju Padangbai, Bali. Seluruh armada ASDP yang melintasi lintasan Lembar–Padangbai juga diinstruksikan melakukan pemantauan selama operasi pencarian berlangsung.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh. ASDP menyiagakan seluruh kapal di lintasan untuk menyisir dan memantau jika masih ada korban yang belum ditemukan,” ungkap GM ASDP Cabang Lembar, Handoyo Priyanto.

Hingga Kamis sore, tim SAR gabungan mencatat 212 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 200 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK).

Sementara itu, lima orang masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian terus diperluas hingga radius enam mil laut dari lokasi kebakaran, melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, ASDP, nelayan, serta unsur relawan untuk menyisir perairan menuju Samudera Hindia.

Tragedi KM Putri Yasmin menjadi salah satu operasi penyelamatan laut terbesar di lintasan Lembar–Padangbai, jalur penyeberangan yang setiap harinya melayani ribuan penumpang dan kendaraan antara Pulau Lombok dan Bali.

Tim SAR menerapkan pencarian melalui jalur laut, udara, dan pemantauan kapal-kapal yang melintas guna memperbesar peluang menemukan korban yang masih hilang.

Editor: Purnawarman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut