get app
inews
Aa Text
Read Next : Live Singapura vs Indonesia Malam Ini, Garuda Berburu Tiket Semifinal Piala AFF 2026

Pria Asal Lingsar Ditemukan Tewas di Sungai Lembar, Polisi Duga Tersengat Alat Setrum Ikan

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:16 WIB
header img
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad warga lingsar dan alat setrum di tepi Sungai Lembar. (Foto: iNewsLombok.id/Ryan Fujiawan)

Setibanya di lokasi, keduanya sepakat berpencar agar hasil tangkapan lebih maksimal. Korban menuju kawasan Dusun Penyeleng, sementara rekannya mencari ikan di wilayah Dusun Pekemit, Desa Cendimanik.

Namun hingga sekitar tengah malam, korban tak kunjung memberikan kabar. Rekannya yang merasa khawatir berulang kali menghubungi melalui telepon seluler, tetapi tidak mendapat respons.

Pencarian kemudian dilakukan di lokasi terakhir korban diketahui mencari ikan. Upaya tersebut berlangsung hingga dini hari, namun korban belum ditemukan.

Menjelang subuh, korban akhirnya ditemukan dalam posisi terlentang di tepi sungai dengan kondisi tubuh sudah kaku. Alat setrum ikan yang digunakan masih tergenggam di tangan korban.

Keluarga yang mendapat informasi langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah menggunakan mobil pikap ke rumah duka.

Pemeriksaan luar yang dilakukan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sigerongan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, petugas menemukan luka bakar pada bagian leher dan punggung yang diduga berkaitan dengan sengatan listrik dari alat setrum ikan.

Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik menawarkan autopsi kepada pihak keluarga. Namun, keluarga memutuskan menolak pemeriksaan tersebut.

"Kami telah memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai pentingnya autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Namun pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan autopsi serta membuat surat pernyataan penolakan," jelas Ipda Ruslan.

Polisi memastikan seluruh tahapan penyelidikan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, permintaan visum et repertum, hingga melengkapi administrasi penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat mencari ikan menggunakan peralatan yang memanfaatkan aliran listrik.

Selain berisiko membahayakan keselamatan jiwa, penggunaan alat setrum ikan juga dapat merusak ekosistem perairan karena membunuh berbagai jenis biota, termasuk ikan-ikan berukuran kecil dan organisme lain yang hidup di sungai.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat menggunakan cara penangkapan ikan yang lebih aman dan ramah lingkungan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut