get app
inews
Aa Text
Read Next : Survei PRESiSI: 74,2 Persen Warga Lombok Timur Puas terhadap Kinerja Bupati Haerul Warisin

Nelayan Lombok Timur Hilang Saat Memancing di Selong Belanak, Tim SAR Perluas Pencarian

Senin, 27 Juli 2026 | 06:22 WIB
header img
Tim SAR gabungan menyisir perairan Pantai Selong Belanak, Lombok Tengah, dalam operasi pencarian nelayan asal Lombok Timur, Amaq Mahyun (68), yang dilaporkan hilang saat memancing. (Foto: Tim SAR)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Seorang nelayan asal Kabupaten Lombok Timur dilaporkan hilang setelah tidak kunjung kembali dari aktivitas memancing di perairan Pantai Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah. Hingga hari pertama operasi pencarian, korban belum ditemukan.

Korban diketahui bernama Amaq Mahyun (68), warga Batu Rimpang, Lombok Timur. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Mataram, korban berangkat melaut seorang diri pada Sabtu (25/7/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA untuk memancing.

Namun hingga keesokan harinya, Minggu (26/7/2026), korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga mulai khawatir. Warga bersama sejumlah nelayan setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi korban biasa memancing, tetapi upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Mataram. Menindaklanjuti laporan tersebut, Rescue Unit Siaga SAR Mandalika langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, mengatakan operasi pencarian pada hari pertama belum berhasil menemukan korban.

"Untuk pencarian hari pertama, hasilnya masih nihil. Kondisi cuaca di lokasi cukup ekstrem, dengan angin kencang dan gelombang tinggi," ujar Gde Eka Suarjana.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan operasi SAR. Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat penyisiran di wilayah perairan harus dilakukan dengan sangat hati-hati demi keselamatan personel.

Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin (27/7/2026) dengan memperluas area pencarian. Tim SAR gabungan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). Agar proses penyisiran dapat berlangsung lebih efektif.

Selain menyisir perairan di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban, tim juga melakukan pencarian menyusuri pesisir melalui jalur darat. Menyebarluaskan informasi kepada nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Selong Belanak.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Polairud Mandalika Polda NTB, Pos TNI AL Awang, Polsek Praya Barat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Selong Belanak, BPBD Lombok Tengah, Damkarmat Lombok Tengah, serta masyarakat nelayan setempat.

Selong Belanak dikenal sebagai salah satu kawasan wisata bahari di Lombok Tengah yang juga menjadi kawasan aktivitas nelayan tradisional.

Pada musim angin tertentu, kondisi gelombang di kawasan perairan selatan Pulau Lombok dapat meningkat sehingga nelayan diimbau selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut serta menggunakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dan alat komunikasi.

Tim SAR juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas untuk mempercepat proses pencarian.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut