get app
inews
Aa Text
Read Next : GP Ansor NTB Desak Gubernur Iqbal Prioritaskan Persoalan Rakyat Dibanding Kursi KONI

Gubernur Iqbal Disebut Lebih Berpeluang dari Mantan Kapolda Hadi Gunawan di Bursa Ketua Demokrat NTB

Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB
header img
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kiri) disebut berpeluang masuk bursa Ketua DPD Demokrat NTB bersama mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan (kanan) menjelang Musda. (Foto: iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Wacana bergabungnya Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal ke Partai Demokrat mulai memunculkan spekulasi baru di panggung politik Nusa Tenggara Barat. Jika benar masuk ke partai berlambang mercy itu, Iqbal dinilai berpeluang besar ikut bersaing memperebutkan kursi Ketua DPD Demokrat NTB pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Internasional Bima, Dr. Alfisahrin, menilai peluang Iqbal untuk memimpin Demokrat NTB cukup terbuka. Bahkan, ia menyebut Iqbal bisa menjadi pesaing serius mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan yang juga disebut-sebut masuk dalam radar calon ketua partai.

Menurut Alfisahrin, secara historis dan kultural, Demokrat memiliki basis reputasi dan tingkat penerimaan publik yang cukup tinggi di NTB. Kondisi itu membuat partai tersebut dinilai tetap memiliki ruang besar untuk menata kekuatan politik menuju kontestasi pemilu mendatang.

“Tetapi bagi saya jika Iqbal masuk Demokrat peluang jauh lebih besar dibanding Hadi Gunawan untuk pimpin Demokrat NTB. Terutama jika indikatornya adalah ketokohan, popularitas, elektabilitas dan modal politik. Apalagi Iqbal adalah gubernur aktif tentu akan memberi efek ekor jas bagi bobot elektoral Partai Demokrat di NTB,” tegas Alfisahrin.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa jalan Iqbal menuju pucuk pimpinan Demokrat NTB tidak akan sepenuhnya mulus. Sebab, Demokrat NTB juga memiliki sejumlah tokoh internal dengan jaringan politik yang telah terbangun cukup lama. Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan adalah Hadi Gunawan, purnawirawan Polri yang dinilai memiliki modal kepemimpinan dan jejaring tersendiri di NTB.

Di sisi lain, Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB, Andi Mardan, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penundaan pelaksanaan Musda. Ia menepis anggapan bahwa agenda pergantian kepengurusan mengalami molor, sebab masa bakti kepengurusan DPD Demokrat NTB memang baru akan berakhir pada 2027.

“SK kepengurusan DPD berakhir 2027. Ndak ada penundaan karena memang belum ada jadwal,” ujar Andi Mardan, Jumat (3/7/2026).

Andi menjelaskan, Demokrat NTB saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt), dan Musda tetap akan digelar setelah jadwal resmi ditetapkan oleh DPP Partai Demokrat.

“Ada Plt berakhir tahun ini, akan Musda cuma belum dapat jadwal aja,” ungkapnya.

Sejumlah dinamika internal Demokrat NTB belakangan memang mulai menghangat. Nama Hadi Gunawan sebelumnya telah dikaitkan dengan bursa Ketua DPD Demokrat NTB. Bahkan, Andi Mardan juga pernah menegaskan bahwa Demokrat membuka ruang bagi figur internal maupun eksternal untuk maju, sepanjang memiliki dukungan politik yang memadai serta visi membangun partai lebih baik.

Ia juga menyebut Pedoman Organisasi (PO) Musda telah tersedia, sedangkan waktu pelaksanaan masih menunggu keputusan dari DPP.

Musda Demokrat NTB sendiri dipandang sebagai momentum penting untuk menentukan arah partai lima tahun ke depan. Ketua DPD terpilih nantinya akan memegang peran strategis dalam konsolidasi kader, penataan mesin partai di tingkat kabupaten/kota, hingga menyiapkan strategi menghadapi agenda politik lokal dan nasional berikutnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, proses pemilihan ketua di Demokrat biasanya melibatkan pemilik suara dari unsur DPP, ketua DPD demisioner, para ketua DPC, serta unsur organisasi sayap sesuai mekanisme internal partai.

Masuknya nama Iqbal dalam percakapan politik Demokrat NTB juga dinilai menarik karena ia saat ini berstatus sebagai gubernur aktif. Dalam kalkulasi politik, posisi kepala daerah sering kali memberi nilai tambah bagi partai, baik dari sisi visibilitas, daya tarik elektoral, maupun kemampuan mengonsolidasikan dukungan di akar rumput.

Namun, faktor itu tetap harus berhadapan dengan realitas internal partai, termasuk loyalitas kader lama, peta dukungan DPC, dan restu DPP.

Dengan belum adanya jadwal resmi Musda dari pusat, persaingan menuju kursi Ketua Demokrat NTB diperkirakan masih akan bergerak dinamis dalam beberapa bulan ke depan. Nama-nama yang beredar saat ini bisa saja bertambah, seiring intensitas komunikasi politik yang makin menguat menjelang pembentukan kepengurusan baru.

Musda Demokrat NTB diperkirakan digelar pada 2026–2027, menyesuaikan berakhirnya SK kepengurusan dan jadwal dari DPP Partai Demokrat.

Demokrat NTB membuka peluang bagi figur internal maupun eksternal untuk maju sebagai calon ketua, selama memiliki dukungan dan dinilai visioner.

Nama Hadi Gunawan sudah lebih dulu masuk dalam bursa calon Ketua Demokrat NTB dan menjadi salah satu figur yang diperbincangkan dalam konsolidasi internal partai.

Musda bukan sekadar pergantian ketua, tetapi momentum menentukan strategi Demokrat NTB menghadapi pemilu dan pilkada berikutnya, termasuk penguatan struktur DPC serta kaderisasi partai.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut