Arah Politik Gubernur NTB Iqbal Disorot, Pengamat Sebut PSI Lebih Menjanjikan Dibanding Gerindra
LOMBOK, iNewsLombok.id - Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Dr. Agus, menilai peluang politik Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, lebih realistis apabila memilih berkiprah di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dibandingkan tetap menjadi kader biasa di Partai Gerindra atau bergabung dengan Partai Demokrat.
Menurut Agus, dinamika politik menuju kontestasi politik tahun 2030 mulai terlihat sejak sekarang. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah belum adanya posisi strategis Lalu Muhamad Iqbal dalam kepengurusan partai politik.
"Dengan membaca proses politik menuju 2030 ini, kita ketahui Lalu Muhamad Iqbal tidak memegang partai politik saat ini. Untuk mendapatkan posisi di Gerindra boleh jadi saingan Pak Iqbal cukup berat. Maka dia bisa saja melirik partai politik lain, seperti Demokrat, PSI atau partai yang lain," ujar Agus, Selasa (30/6/2026).
Ia menilai, secara historis dan genealogis politik, Iqbal memiliki kedekatan dengan pemerintahan Presiden ke 7 Joko Widodo karena pernah mengemban jabatan strategis pada era tersebut. Faktor itu dinilai dapat menjadi modal politik jika bergabung dengan PSI.
"Menurut saya secara genealogis Pak Iqbal lebih dekat dengan darah politik Jokowi sebab pernah menjadi pejabat di era Jokowi. Dan akan lebih diterima di PSI oleh jajaran PSI karena sampai saat ini Iqbal masih direpresentasikan mampu memikat pemilih milenial yang jumlahnya cukup besar di NTB," terangnya.
Agus menambahkan, PSI juga membutuhkan figur yang telah memiliki pengalaman dan kematangan politik. Status Iqbal sebagai gubernur aktif dinilai mampu meningkatkan daya tarik partai tersebut, khususnya di NTB.
Editor : Purnawarman