KONI NTB Cari Sponsor Tutupi Kekurangan Anggaran Porprov 2026 Rp5 M
Ia menilai, Porprov menjadi sarana penting untuk mengukur kualitas pembinaan atlet di masing-masing daerah. Selain itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi KONI untuk melihat potensi atlet muda yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan.
Dengan NTB menjadi salah satu tuan rumah PON 2028 bersama NTT, persiapan atlet menjadi salah satu prioritas agar daerah mampu bersaing dan tidak hanya sukses sebagai penyelenggara.
Dalam rapat persiapan tersebut, KONI NTB juga membahas persoalan status atlet yang selama ini menjadi perhatian, khususnya atlet yang telah bekerja dan menetap di NTB tetapi masih menggunakan identitas kependudukan dari daerah asal.
Hasil pembahasan menyepakati bahwa atlet yang memiliki bukti aktivitas profesional di NTB tetap dapat memperkuat daerah tempat mereka berkarier.
“Sepanjang yang bersangkutan memiliki surat keterangan kerja, baik sebagai anggota TNI, Polri, pegawai swasta maupun profesi lainnya yang menunjukkan telah bekerja di NTB, maka itu bisa menjadi dasar bahwa yang bersangkutan dapat mewakili daerah di NTB,” jelas Mori.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian bagi atlet sekaligus menjaga kualitas persaingan antar-kontingen kabupaten/kota.
Selain akomodasi, pembiayaan cabang olahraga juga menjadi perhatian KONI NTB. Mori menyebut aeromodelling termasuk cabang olahraga dengan kebutuhan anggaran terbesar.
Cabor tersebut membutuhkan dana sekitar Rp800 juta karena melibatkan biaya transportasi, perlengkapan pesawat, hingga kebutuhan teknis pertandingan.
Menurut Mori, aeromodelling tetap dipertandingkan karena memiliki kaitan langsung dengan persiapan NTB menuju PON 2028.
“Kita tidak mungkin mengabaikan aeromodelling karena aerosport akan dipertandingkan pada PON 2028 dan tuan rumahnya adalah NTB. Jadi ini harus mulai kita siapkan dari sekarang,” tegasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan anggaran, KONI NTB terus membuka komunikasi dengan pihak swasta dan dunia usaha agar ikut berkontribusi mendukung pembinaan olahraga daerah.
Mori berharap perusahaan yang beroperasi di NTB maupun perusahaan nasional dapat kembali mengambil bagian dalam menyukseskan Porprov.
“Kami optimistis pelaksanaan Porprov tetap bisa berjalan dengan baik. Kami berharap dukungan sponsor dari perusahaan-perusahaan yang ada di NTB maupun nasional agar kekurangan anggaran ini bisa ditutupi,” ujarnya.
Porprov NTB 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem olahraga daerah, mulai dari pembinaan atlet usia muda, peningkatan kualitas kompetisi, hingga persiapan menghadapi PON 2028.
Editor : Purnawarman