Konflik Kecelakaan Kerja Proyek Dapur SPPG Lenangguar Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Sementara itu, Kepala Desa Lenangguar, Syahruddin, menegaskan bahwa penyelesaian melalui jalur musyawarah merupakan langkah positif selama tetap mengedepankan hak-hak seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, penyelesaian secara damai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat desa agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
“Penyelesaian melalui musyawarah adalah langkah yang baik selama seluruh hak para pihak dipenuhi dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Syahruddin.
Kasus kecelakaan kerja di sektor konstruksi sendiri masih menjadi perhatian di berbagai daerah. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, sektor konstruksi termasuk salah satu bidang dengan risiko kecelakaan kerja cukup tinggi akibat faktor keselamatan kerja, penggunaan alat berat, hingga minimnya standar perlindungan pekerja di lapangan.
Karena itu, sejumlah pihak berharap kejadian serupa dapat menjadi evaluasi penting bagi seluruh pelaksana proyek agar lebih memperhatikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) demi melindungi para pekerja.
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, seluruh pihak berharap persoalan kecelakaan kerja dalam pembangunan Dapur SPPG Lenangguar dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan persoalan lanjutan di kemudian hari.
Editor : Purnawarman