Ketua DPD PAN Mataram Dwi Jaya Saputra Bidik Kursi Ketum BM PAN
LOMBOK, iNewsLombok.id – Ketua DPD PAN Kota Mataram, Dwi Jaya Saputra, resmi maju dalam bursa calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) pada Kongres VII BM PAN yang dijadwalkan berlangsung di Anyer, Banten, pada 9-11 Juli 2026.
Politikus muda PAN tersebut memastikan dirinya telah mengambil formulir pendaftaran dan siap mengembalikannya sebelum penutupan pendaftaran bakal calon.
“Betul saya maju sebagai calon ketum BM PAN,” kata Dwi Jaya Saputra, Minggu (17/5/2026).
Jaya, sapaan akrabnya, mengaku optimistis dapat lolos sebagai calon ketua umum karena telah memenuhi syarat minimal dukungan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN.
“Saya sudah kantongi empat dukungan DPW. Ini syarat minimal bisa maju mencalonkan,” jelas Jaya.
Empat dukungan tersebut berasal dari DPW BM PAN NTB, NTT, Bali, dan DI Yogyakarta. Selain itu, sejumlah DPW lain disebut telah menyampaikan dukungan secara lisan dan diperkirakan akan terus bertambah menjelang penutupan pendaftaran.
“Sudah ada beberapa DPW lainnya yang mendukung secara lisan. Ini akan terus berkembang,” ujarnya.
Saat ini Dwi Jaya Saputra juga menjabat sebagai pengurus DPP BM PAN. Dalam pencalonannya, ia membawa visi menjadikan BM PAN sebagai pusat kaderisasi politik generasi muda PAN menjelang Pemilu 2029.
Menurutnya, dominasi pemilih muda pada pemilu mendatang menjadi peluang besar bagi PAN untuk memperkuat basis politik melalui organisasi sayap kepemudaan.
“Mayoritas pemilih di Pemilu 2029 didominasi anak-anak muda. Jadi kehadiran BM PAN sangat tepat sebagai pusat kaderisasi,” tegasnya.
Ia menilai kader muda PAN harus diberi ruang lebih besar untuk menduduki posisi strategis, baik di internal partai maupun di lembaga legislatif dan eksekutif.
“Itu sih beberapa target ke depan. Intinya anak-anak muda harus memperluas medan pengabdian di tengah masyarakat,” pungkas putra anggota DPR RI Fraksi PAN Muazzim Akbar tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum BM PAN, Sigit Purnomo Said, mengatakan Kongres VII BM PAN akan menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh PAN.
“Saat ini masih pendaftaran. Statusnya masih bakal calon sebelum ditetapkan sebagai calon setelah diverifikasi oleh panitia kongres,” kata Pasha.
Ia menyebut sejauh ini sudah ada tujuh kader muda PAN yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum BM PAN.
Menurut Pasha, kongres tidak hanya membahas pergantian kepemimpinan, tetapi juga penguatan ideologi organisasi dan peran pemuda dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Sejauh ini sudah ada tujuh bakal calon yang mendaftar. Mereka kader-kader muda PAN terbaik. Setelah bersaing, tentu nanti ada saatnya untuk berangkulan kembali membesarkan rumah besar PAN,” ujarnya.
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemilih dari kalangan generasi milenial dan Gen Z diperkirakan akan mendominasi lebih dari 60 persen total pemilih pada Pemilu 2029. Kondisi tersebut membuat partai politik mulai serius memperkuat organisasi kepemudaan sebagai mesin kaderisasi dan pendidikan politik generasi muda.
BM PAN sendiri merupakan organisasi sayap Partai Amanat Nasional yang selama ini fokus pada penguatan kader muda, pendidikan politik, hingga pengembangan kepemimpinan generasi baru di tingkat daerah maupun nasional.
Editor : Purnawarman