DPRD NTB Titip Harapan Besar ke Sabolah sebagai Komisaris MGPA Bisa Dongkrak UMKM dan Investasi
LOMBOK, iNewsLombok.id – Anggota DPRD NTB sekaligus aktivis senior PMII, Akhdiansyah, menilai terpilihnya Dr. Sabolah sebagai Komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, Sabolah memiliki kapasitas keilmuan, pengalaman organisasi, serta komitmen kuat untuk kemajuan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Akhdiansyah yang akrab disapa Guru Toi ini mengatakan, keberadaan MGPA tidak hanya berperan dalam pengembangan ajang balap internasional di Pertamina Mandalika International Circuit, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya titip harapan agar MGPA sebagai instrumen mewujudkan visi Gubernur NTB mendunia. Syaratnya ekonomi lokal bergeliat dengan intensnya kehadiran UMKM di momentum GP, investasi semakin terbuka karena banyak orang datang ke NTB termasuk para investor, dan bisa meningkatkan fiskal daerah serta semakin membaiknya ekonomi NTB di masa datang,” ujar Akhdiansyah di Udayana, Jumat (15/5/2026).
Dia menjelaskan, sosok Sabolah dikenal aktif sejak masa mahasiswa di Mataram hingga dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal PB PMII di Jakarta. Pengalaman organisasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas di MGPA.
“Sabolah merupakan orang yang dikenal aktif sebagai mahasiswa di Mataram hingga menjadi Sekjen PB PMII di Jakarta. Dia memiliki kemampuan dengan kapasitas keilmuan serta komitmennya untuk NTB,” katanya.
Menurut Akhdiansyah, MGPA saat ini memiliki posisi strategis dalam mendukung sektor pariwisata dan membuka peluang investasi di NTB. Kehadiran event internasional seperti MotoGP dan berbagai kejuaraan balap lainnya diyakini mampu memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain mendatangkan wisatawan mancanegara, ajang internasional di Mandalika juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM lokal, sektor perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif.
Data dari berbagai penyelenggaraan MotoGP sebelumnya menunjukkan tingkat okupansi hotel di kawasan Lombok Tengah dan Mataram mengalami peningkatan signifikan selama event berlangsung. Aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut terdorong, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa transportasi.
Akhdiansyah berharap, di bawah kepemimpinan baru, MGPA mampu memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat NTB.
“MGPA adalah salah satu pintu pengabdian untuk memajukan NTB melalui sektor pariwisata dan mendongkrak ekonomi daerah menuju NTB mendunia,”terangnya.
Editor : Purnawarman