Kloter 2 Lombok Tengah Berangkat, Satu CJH Gagal Terbang Karena Stroke
H. Laman juga menyampaikan bahwa Kloter 2 dijadwalkan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Lombok pada pukul 02.00 WITA dini hari.
“Kloter 02 juga akan kita berangkatkan melalui pelepasan Bir Ali 1, prosesnya sekitar pukul 02.00 WITA,” tegasnya.
Meski demikian, pihak Kemenag NTB tetap melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi kesehatan jamaah yang mengalami stroke tersebut. Jika kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak oleh tim medis, maka yang bersangkutan akan diberangkatkan pada kloter berikutnya, kemungkinan Kloter 7.
“Untuk jamaah yang stroke tadi, kita akan terus kawal dan cek informasinya. Karena stroke terjadi sebelum masuk asrama, kami koordinasi dengan Kantor Kemenag Lombok Tengah untuk memantau kondisi beliau. Kalau saat Kloter 7 kesehatannya membaik dan ada keputusan dari tim medis bahwa beliau layak terbang, maka akan diplot di Kloter 7,” jelasnya.
Embarkasi Lombok tahun 2026 dijadwalkan memberangkatkan ribuan jamaah haji asal NTB secara bertahap melalui beberapa kelompok terbang (kloter). Pemerintah juga terus memperketat pemeriksaan kesehatan jamaah guna memastikan seluruh calon jamaah dalam kondisi prima sebelum terbang ke Arab Saudi.
Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat utama, terutama bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan jamaah dengan riwayat penyakit tertentu seperti hipertensi, diabetes, maupun stroke.
Pihak Kemenag berharap seluruh proses keberangkatan haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
Editor : Purnawarman