Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantah Trump, Iran Sebut Komunikasi dengan AS Hanya Lewat Mediator
Advertisement . Scroll to see content

Warga Israel Kabur ke Sinai Takut Dirudal Iran, Keluhkan Biaya Tinggi di Perbatasan Mesir

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:24 WIB
  • author Sindonews/Purnawarman
Warga Israel Kabur ke Sinai Takut Dirudal Iran, Keluhkan Biaya Tinggi di Perbatasan Mesir
Warga Israel ramai mengungsi ke Sinai, Mesir, akibat konflik Iran. (Foto: Haaretz)

KAIRO, iNewsLombok.id - Gelombang warga Israel yang melarikan diri ke wilayah Semenanjung Sinai, Mesir, meningkat tajam di tengah kekhawatiran serangan balasan Iran. Namun, pelarian tersebut diwarnai keluhan karena lonjakan biaya penyeberangan dan akomodasi yang dinilai tidak wajar.

Media Israel melaporkan bahwa otoritas Mesir menaikkan tarif di perbatasan Taba, jalur utama keluar-masuk warga Israel menuju Sinai. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya jumlah warga yang menggunakan jalur darat akibat terganggunya penerbangan internasional.

"Biaya penyeberangan untuk individu di perbatasan Taba telah mencapai USD120, dibandingkan dengan USD60 minggu lalu," tulis laporan media tersebut.

Tak hanya itu, biaya untuk kendaraan juga mengalami lonjakan signifikan.

"Biaya penyeberangan kendaraan juga naik menjadi USD50, dari USD10 sebelum perang."

Tarif Hotel di Sinai Ikut Melonjak

Selain biaya perbatasan, warga Israel juga mengeluhkan harga hotel di kawasan wisata Sinai, termasuk Sharm el-Sheikh, yang disebut lebih mahal dibandingkan wisatawan dari negara lain.

Laporan tersebut menemukan adanya perbedaan harga di platform pemesanan global.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut