Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Israel Kabur ke Sinai Takut Dirudal Iran, Keluhkan Biaya Tinggi di Perbatasan Mesir
Advertisement . Scroll to see content

IRGC Klaim Serang Kantor PM Israel, Netanyahu Tak Diketahui Nasibnya

Rabu, 04 Maret 2026 | 05:10 WIB
  • author Sindonews/Purnawarman
IRGC Klaim Serang Kantor PM Israel, Netanyahu Tak Diketahui Nasibnya
Rudal IGRC Serang kantor PM Israel. (Foto: AP)

TEHERAN, iNewsLombok.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang disebut menargetkan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Senin pagi (2/3/2026).

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut lokasi tersebut menjadi sasaran selama rangkaian permusuhan yang masih berlangsung antara Iran dan Israel. Namun, pihak Iran tidak merinci jenis senjata yang digunakan maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.

Operasi Janji Sejati 4 Jadi Sorotan

IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang ke-10 dalam operasi militer yang mereka sebut sebagai “Operasi Janji Sejati 4.” Dalam pernyataan itu ditegaskan bahwa kantor perdana menteri Israel serta lokasi komandan angkatan udara turut menjadi target.

Meski demikian, cabang militer Iran menyatakan belum mengetahui kondisi terkini Netanyahu pasca serangan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pejabat Israel terkait klaim tersebut.

Israel Belum Beri Tanggapan Resmi

Pemerintah Israel masih menahan diri dan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai klaim serangan itu. Situasi ini menimbulkan spekulasi luas di kalangan analis keamanan internasional mengenai potensi eskalasi lebih lanjut.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut