Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Jadwal MotoGP Mandalika 2026 dan Investasi KEK di Lombok
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Timur Tengah Ganggu Wisata Lombok, Turis Eropa Mulai Batalkan Perjalanan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:33 WIB
  • author Purnawarman
Konflik Timur Tengah Ganggu Wisata Lombok, Turis Eropa Mulai Batalkan Perjalanan
Kadis Pariwisata NTB M Nur Aulia (kiri). (Foto: iNewsLombok.id/Purnawarman)

Gangguan rute penerbangan internasional, terutama yang melewati kawasan Timur Tengah seperti Dubai, menjadi faktor utama. Dubai selama ini merupakan salah satu hub transit penting bagi wisatawan Eropa menuju Asia Tenggara, termasuk Lombok.

Strategi NTB: Fokus ke Pasar Alternatif

Untuk mengantisipasi penurunan wisatawan dari Eropa, Dinas Pariwisata NTB mulai melakukan strategi diversifikasi pasar dengan fokus pada negara-negara yang memiliki akses langsung atau relatif stabil.

“Pasar hub Malaysia, Singapur, Australia. Dan kita pertahankan direct flight dari Australia,” tegas Aulia.

Langkah ini dinilai strategis karena ketiga negara tersebut memiliki konektivitas yang lebih stabil serta kontribusi signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke NTB.

Dampak dan Strategi Pariwisata

Dubai sebagai hub global: Bandara Internasional Dubai merupakan salah satu pusat transit terbesar dunia. Gangguan di kawasan ini berdampak luas pada perjalanan internasional.

Wisatawan Eropa selama ini menjadi salah satu pasar potensial NTB, terutama untuk destinasi seperti Mandalika dan Gili Tramena.

Australia menjadi pasar utama NTB karena kedekatan geografis dan adanya penerbangan langsung (direct flight) ke Lombok.

Pemerintah daerah juga mulai memperkuat promosi digital dan kerja sama dengan maskapai untuk menjaga stabilitas kunjungan wisatawan.

Selain itu, NTB tengah mengembangkan wisata berbasis event internasional seperti sport tourism dan eco-tourism untuk menarik pasar baru.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut