get app
inews
Aa Text
Read Next : Menkes Budi Gunadi dan Gubernur NTB Percepat Transformasi RSUD Kota Bima

Pemprov NTB Belum Terapkan WFH, Tunggu Keputusan Pusat Terkait Penghematan BBM

Kamis, 26 Maret 2026 | 06:51 WIB
header img
Jubir Gubernur NTB, Akhsanul Khalik. iNewsLombok.id/Purnawarman

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada potensi pembatasan mobilitas, pemerintah daerah tetap memprioritaskan stabilitas layanan publik agar tidak terganggu.

Pemerintah Pusat Sudah Finalkan Kebijakan WFH

Sementara itu, di tingkat nasional, pemerintah telah mengambil keputusan terkait penerapan kebijakan kerja dari rumah. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi bahwa kebijakan tersebut sudah ditetapkan, namun pengumuman resminya akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Sudah diputuskan, nanti diumumkan, bukan saya yang ngomong, bukan saya (yang mengumumkan), nanti Pak Menko Perekonomian,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).

WFH untuk Tekan Konsumsi BBM hingga 20 Persen

Kebijakan WFH menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan konsumsi BBM hingga 20 persen, terutama di tengah meningkatnya tensi global akibat konflik di Timur Tengah.

Meski demikian, Purbaya menilai dampak kebijakan ini harus dilihat secara menyeluruh, termasuk terhadap aktivitas ekonomi nasional.

“Hemat saya mungkin enggak di sananya, karena ekonomi aktifnya naik, bisnis naik cepat, konsumsi naik. Tapi kalau pajak saya juga naik, selaras dengan itu kan saya untung juga,” katanya.

Kebijakan WFH sebelumnya pernah diterapkan secara luas saat pandemi COVID-19 dan terbukti mampu mengurangi mobilitas serta konsumsi energi.

Konflik Timur Tengah, khususnya ketegangan antara AS, Israel, dan Iran, berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia yang berimbas pada kebijakan energi nasional.

Pemerintah daerah seperti NTB harus menyesuaikan kebijakan pusat dengan kondisi lokal, terutama karena sektor pariwisata dan UMKM masih membutuhkan mobilitas tinggi.

Implementasi WFH juga perlu diimbangi dengan digitalisasi layanan publik agar pelayanan tetap optimal meski pegawai bekerja dari rumah.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut