Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG Selama Safari Ramadan 2026
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Jamaah Tarawih Beda Arah Kiblat di Ramadan 2026, Netizen Ribut Soal Sah Tidaknya Salat

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:27 WIB
  • author Tim iNews Lombok
Viral! Jamaah Tarawih Beda Arah Kiblat di Ramadan 2026, Netizen Ribut Soal Sah Tidaknya Salat
Jamaah Taraweh salat beda arah kiblat. Tangkapan layar akun Reals Youtube @Trandsnesia

Sementara itu, akun lain bernama @Muhammadbastianbastian turut berkomentar dengan nada menyindir.

"Itu mah lagi buram matanya.." tulisnya.

Perdebatan pun berkembang, mulai dari persoalan teknis penentuan arah kiblat hingga kemungkinan kesalahan sudut pengambilan video yang bisa menimbulkan ilusi perbedaan arah.

Lokasi dan Waktu Belum Diketahui

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti di mana dan kapan video salat tarawih tersebut direkam. Tidak ada keterangan resmi dari pengunggah terkait lokasi kejadian maupun identitas jamaah dalam video.

Pentingnya Penentuan Arah Kiblat

Dalam praktik ibadah salat, menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah salat bagi umat Islam, kecuali dalam kondisi tertentu seperti darurat atau tidak mengetahui arah secara pasti.

Di Indonesia, penentuan arah kiblat biasanya menggunakan kompas, aplikasi digital, hingga pengukuran resmi oleh Kementerian Agama atau petugas falak.

Fenomena viral seperti ini sering kali memunculkan perdebatan karena keterbatasan informasi. Bisa saja perbedaan sudut kamera atau posisi saf yang tidak lurus membuat arah tampak berbeda, padahal sebenarnya masih dalam satu garis kiblat.

Para tokoh agama biasanya mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan sebuah peristiwa hanya dari potongan video tanpa klarifikasi.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut