Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG Selama Safari Ramadan 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bahaya Terlalu Sering Makan Mi Instan Saat Sahur dan Berbuka Puasa Ramadan 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:33 WIB
  • author iNews.id/Purnawarman
Bahaya Terlalu Sering Makan Mi Instan Saat Sahur dan Berbuka Puasa Ramadan 2026
Mi Instan

LOMBOK, iNewsLombok.id - Kebiasaan mengonsumsi mi instan saat sahur dan berbuka puasa masih sering dianggap wajar selama bulan Ramadan 2026. Padahal, waktu sahur dan berbuka merupakan momen penting untuk mengisi kembali energi serta menjaga keseimbangan nutrisi tubuh setelah berpuasa seharian.

Tubuh membutuhkan asupan protein, karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral agar tetap bertenaga. Namun, banyak orang justru memilih makanan praktis seperti mi instan karena penyajiannya cepat dan rasanya gurih.

Kemudahan inilah yang membuat mi instan kerap menjadi “penyelamat” ketika bangun sahur dalam kondisi terlambat. Sayangnya, jika dikonsumsi terus-menerus, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Kandungan natrium tinggi, lemak jenuh, serta rendahnya zat gizi esensial dalam mi instan menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai.

Risiko Hipertensi akibat Kandungan Natrium Tinggi

Mengacu pada laporan dari Keck Medicine of USC, mi instan memiliki kadar natrium yang cukup tinggi. Konsumsi garam berlebih dalam jangka panjang dapat memicu tekanan darah tinggi (hipertensi).

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut