Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh 27 Mei, Muhammadiyah dan NU Rayakan Bersamaan
Advertisement . Scroll to see content

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Awal Puasa Ramadan 2026 Diprediksi 19 Februari

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:52 WIB
  • author iNews.id/Purnawarman
Hilal Masih di Bawah Ufuk, Awal Puasa Ramadan 2026 Diprediksi 19 Februari
Ilustrasi

JAKARTA, iNewsLombok.id – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa posisi hilal di kawasan Asia Tenggara saat ini masih berada di bawah ufuk, yakni sekitar minus 2 derajat. Kondisi tersebut membuat hilal belum memenuhi kriteria astronomis untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Dengan situasi tersebut, hari pertama puasa Ramadan 1447 H berpotensi jatuh pada Rabu, 19 Februari 2026.

Secara ilmiah, penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia mengacu pada metode hisab dan rukyat, yaitu perhitungan astronomi yang dikombinasikan dengan pengamatan langsung di lapangan.

Tiga Tahapan Penetapan Awal Ramadan

Proses penetapan awal Ramadan 2026 oleh Kementerian Agama umumnya dilakukan melalui tiga tahapan utama:

Pemaparan Posisi Hilal

Dilakukan secara terbuka oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, dengan memaparkan data astronomi seperti tinggi hilal, elongasi, dan sudut matahari-bulan.

Sidang Isbat Tertutup

Sidang inti yang dihadiri perwakilan ormas Islam, pakar astronomi, MUI, BMKG, BRIN, serta instansi terkait untuk mengambil keputusan resmi.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut