get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Ancaman di Grup WhatsApp: Tuduhan Jual-Beli Pokir Berujung Laporan Polisi

Pokir Rp200 Juta DPRD NTB, Puluhan KK di Dompu Kini Nikmati Air Bersih

Senin, 19 Januari 2026 | 13:38 WIB
header img
Anggota DPRD NTB Akhdiansyah menyerahkan program perpipaan air bersih ke 44 KK di Dompu. Istimewa

DOMPU, iNewsLombok.id - Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Akhdiansyah, merealisasikan program perpipaan air bersih melalui dana pokok pikiran (pokir) senilai Rp200 juta.

Program tersebut kini telah memberikan manfaat langsung bagi puluhan kepala keluarga (KK) di Kabupaten Dompu yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Akhdiansyah menjelaskan, dana pokir tersebut digunakan untuk membangun jaringan perpipaan dari sumber mata air menuju permukiman warga dengan panjang jalur mencapai 1,5 kilometer. Infrastruktur ini memungkinkan distribusi air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Dari pokir Rp200 juta penerima manfaat ada 40KK. Saat ini pengaliri 1,5 km dan distribusi. Kedepan program ini akan dikembangkan disluruh kabupaten dompu," Senin (19/1/2026).

Meski awalnya menyasar 40 KK, dalam perkembangannya jumlah penerima manfaat bertambah hingga 44 KK, seiring optimalisasi jaringan distribusi yang telah dibangun.

Menurut Akhdiansyah, program perpipaan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan sumber mata air secara bijak.

"Launching program Air Bersih Untuk Masyarakat bagian dari program Dompu Hijau. Minggu depan saya dialog bencana dan mitigasi dengan komponen dompu.

Bulan kemarin saya bikin penanaman 1000 pohon. Hari ini saya meresmikan program air bersih melalui perpipaan sumber mata air untuk masyarakat dore bara," tegasnya.

Ia menambahkan, program air bersih ini terintegrasi dengan Gerakan Dompu Hijau, sebuah inisiatif lingkungan yang menitikberatkan pada konservasi alam, pelestarian sumber air, dan mitigasi bencana berbasis masyarakat.

Akhdiansyah yang akrab disapa Guru To’i menuturkan bahwa Gerakan Dompu Hijau ke depan akan diperluas melalui sejumlah agenda strategis, termasuk gerakan tanam sejuta pohon, edukasi pemanfaatan sumber daya alam, serta penguatan kesadaran kolektif untuk menjaga mata air.

"Akan dilakukan didaerah-daerah rawan mata air dan afirnasi menjaga mata air sebagai sumber kehidupan. Nama program perpipaan air bersih (penyaluran air bersih dari mata air)," ungkapnya.

Selain pembangunan fisik, Guru To’i juga menekankan pentingnya edukasi dan internalisasi nilai-nilai lingkungan agar masyarakat tidak hanya menikmati air bersih, tetapi juga terlibat aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber mata air.

"Mata air adalah sumber kehidupan, dapat dimanfaatkan dengan bijak, dan wajib kita jaga dengan konservasi mata air hari ini dan masa datang," ungkapnya.

Sebagai informasi, program perpipaan air bersih ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan legislatif dalam mendukung target akses air bersih berkelanjutan serta pengurangan risiko bencana kekeringan yang kerap melanda wilayah Dompu saat musim kemarau.

Dialog bencana dan mitigasi yang direncanakan pekan depan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan Dompu yang hijau dan tangguh lingkungan.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut