180 Jemaah Haji Lombok Tengah Belum Lunasi BIPIH hingga Penutupan Tahap II
"Sebagian jemaah memang sengaja menunda keberangkatan karena faktor biaya dan berencana berangkat pada tahun depan," ungkapnya.
Selain faktor ekonomi, kondisi kesehatan juga menjadi pertimbangan penting. Beberapa jemaah belum dinyatakan memenuhi syarat istithaah kesehatan, yang merupakan prasyarat wajib sebelum melakukan pelunasan BIPIH dan keberangkatan ke Tanah Suci.
Tak hanya itu, terdapat pula jemaah yang meninggal dunia, sementara pihak ahli waris belum mengajukan proses penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.
"Terdapat pula kendala administrasi, seperti data jemaah yang belum sepenuhnya terinput ke dalam sistem hingga hari terakhir masa pelunasan," kata Lalu Syamsul.
Dengan masih adanya jemaah yang belum melunasi BIPIH, Kemenhaj Lombok Tengah memastikan bahwa jamaah cadangan berpeluang besar untuk diberangkatkan, sepanjang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan kesehatan.
Pihak Kemenhaj juga mengimbau para calon jemaah agar lebih proaktif memantau informasi resmi terkait haji, melengkapi dokumen sejak dini, serta menjaga kondisi kesehatan agar proses keberangkatan dapat berjalan lancar.
Secara nasional, pemerintah terus mendorong optimalisasi kuota haji agar tidak terjadi kekosongan kursi, sekaligus memastikan seluruh jemaah yang berangkat telah memenuhi aspek pembayaran, administrasi, dan kesehatan.
Editor : Purnawarman