Setelah Insiden Kapal Mati Mesin, DPRD NTB Minta Revitalisasi Total Armada
Lebih lanjut, Sudirsah menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan inspeksi lapangan untuk mengecek langsung kondisi kapal.
"Kira akan agendakan turun bisa mengecek bersama sahbandar terkait kapal layak terkait keselamatan penumpang untuk melakukan penelitian terkait hal ini, mana kapal yang memenuhi standar perhatian kita. Intinya kapal yang tidak layak direvitalisasi. Sesuai dengan standar," ungkapnya.
Ia juga meminta pihak syahbandar meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap setiap kapal yang akan beroperasi.
"Kami meminta kepada Sahbandar jangan sampai saat kami turun ada menjumpai kapal yang tidak memenuhi standar operasi," ujarnya.
Lintasan penyeberangan Kayangan–Poto Tano merupakan jalur vital yang menghubungkan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, dengan rata-rata ribuan penumpang dan kendaraan melintas setiap hari.
Kecelakaan kapal atau gangguan teknis di jalur ini sering berdampak pada distribusi logistik, termasuk kebutuhan pokok, bahan bangunan, dan kendaraan angkutan.
Kemenhub RI sejak 2023 telah meningkatkan program revitalisasi kapal dan pelabuhan, termasuk digitalisasi manifest penumpang dan pemeriksaan teknis berbasis sistem.
Pemeriksaan kelayakan kapal meliputi kondisi mesin, alat navigasi, alat keselamatan (life jacket, lifeboat), sertifikat laik laut, dan pelatihan kru.
KNKT dapat ikut terlibat jika ditemukan dugaan kelalaian atau gangguan teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Editor : Purnawarman