Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Teta Bima Kumpulkan Rp20 Juta untuk Aspal Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Alumni UI Tanggapi Dugaan Malapraktik Amputasi Tangan Balita di Bima: Sindrom Kompartemen

Senin, 23 Juni 2025 | 13:17 WIB
  • author Purnawarman
Dokter Alumni UI Tanggapi Dugaan Malapraktik Amputasi Tangan Balita di Bima: Sindrom Kompartemen
Dokter Alumni UI Tanggapi Dugaan Malapraktik Amputasi Tangan Balita di Bima: Sindrom Kompartemen. ist

LOMBOK, iNewsLombok.id - Kasus malapraktik medis yang menyebabkan amputasi tangan seorang balita di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, memicu keprihatinan luas. Salah satunya datang dari dr. Riathul Ma’sita, seorang dokter asal Bima yang kini bertugas di salah satu rumah sakit di Riau.

Ia menyebut bahwa insiden yang terjadi di Puskesmas Bolo itu merupakan kasus sindrom kompartemen, kondisi medis serius yang terjadi akibat kesalahan dalam pemasangan infus.

“Ini parah memang kasusnya, Puskesmas Bolo. Sindrom kompartemen namanya, salah tusuk, bukan ke pembuluh darah malah ke tempat lain,” ujar dr. Sita, Senin (23/6/2025).

Sindrom Kompartemen: Kesalahan Fatal dalam Medis

Sindrom kompartemen terjadi ketika tekanan dalam otot meningkat secara ekstrem, menyebabkan gangguan aliran darah yang dapat merusak jaringan tubuh secara permanen. Dalam kasus ini, pemasangan selang infus yang tidak tepat menjadi pemicu utama.

dr. Sita menjelaskan, indikasi awal seperti pembengkakan dan perubahan warna kulit seharusnya menjadi peringatan dini bagi tenaga kesehatan (nakes).

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut