Eks Sekda NTB Rosiadi Sayuti Ajukan Penangguhan Penahanan, Kejati Tegas Menolak

LOMBOK, iNewsLombok.id – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Rosiadi Sayuti, resmi mengajukan penangguhan penahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan NTB Convention Center (NCC). Namun, Kejati NTB menegaskan bahwa permohonan tersebut ditolak.
Kasidik Kejati NTB, Hendarsyah, menyatakan bahwa meskipun pihaknya telah menerima surat permohonan dari tim kuasa hukum Rosiadi, keputusan tetap tidak berubah.
"Tidak ada penangguhan penahanan," tegas Hendarsyah, Rabu (26/2/2025).
Sementara itu, penasihat hukum Rosiadi, Rofiq Ashari, mengungkapkan alasan pengajuan penangguhan penahanan kliennya. Menurutnya, kondisi kesehatan Rosiadi tidak stabil dan membutuhkan perawatan di luar rumah tahanan.
"Beliau sakit dan sewaktu-waktu bisa kambuh. Kondisi ini membutuhkan perawatan yang tidak memungkinkan dilakukan di dalam rutan," kata Rofiq saat dihubungi wartawan.
Editor : Purnawarman