Rp2,3 Triliun Belanja APBDP NTB 2026 Belum Terealisasi, DPRD Desak Gubernur Jangan Sampai jadi SiLPA

Purnawarman
Juru Bicara Banggar DPRD NTB Sudirsah Sujanto. (Foto: istimewa)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB mendesak Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mempercepat realisasi berbagai program kerja di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Desakan itu disampaikan karena waktu efektif pelaksanaan APBD Perubahan 2026 tinggal sekitar dua bulan menjelang berakhirnya tahun anggaran.

Juru Bicara Banggar DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, mengingatkan pemerintah daerah agar program yang telah dianggarkan tidak terlambat dilaksanakan hingga akhirnya menjadi beban daerah dalam bentuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

"Kita sekarang berhadapan dengan satu fakta yang tidak dapat diabaikan yaitu waktu. Setelah proses penyempurnaan, registrasi, penetapan, dan penjabaran diselesaikan, waktu efektif pelaksanaan perubahan APBD praktis tinggal sekitar dua bulan sebelum tahun anggaran 2026 berakhir," tegas Sudirsah, Rabu (7/10/2026).

Realisasi Belanja Baru 60,03 Persen

Berdasarkan data sementara per 30 September 2026, realisasi belanja daerah NTB baru mencapai Rp3,523 triliun atau 60,03 persen dari pagu Rp5,869 triliun.

Meski persentasenya menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya dan lebih tinggi daripada posisi pada periode yang sama 2025, Banggar menilai volume anggaran yang belum terealisasi masih sangat besar.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network