Kisah Pilu Korban Kebakaran Sade: Tabungan Rp100 Juta Tinggal Rp7 Juta

iNews TV
Korban kebakaran Desa Adat Sade, Embul, menunjukkan uang tabungannya yang tersisa sekitar Rp7 juta setelah Rp100 juta terbakar bersama rumahnya. (Foto: Tangkapan Layar)

75 Rumah Adat dan 69 Art Shop Terdampak

Berdasarkan pendataan awal pemerintah daerah, kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2026) malam tersebut menghanguskan 75 rumah adat dan 69 art shop milik warga. Sejumlah fasilitas adat dan fasilitas umum juga terdampak, termasuk satu masjid, berugak, lumbung, Bale Beleq, toilet wisatawan, gerbang kawasan adat, serta pelonggo.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperkirakan total kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp34 miliar. Nilai tersebut dihitung dengan melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, serta pihak terkait lainnya.

Kerusakan tersebut juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga. Sebanyak 69 art shop yang terbakar selama ini menjadi tempat warga menjual tenun dan berbagai kerajinan tradisional khas Lombok kepada wisatawan.

Warisan Budaya Ikut Terancam

Kebakaran Sade juga menimbulkan kekhawatiran karena sejumlah benda dan unsur budaya masyarakat Sasak ikut terdampak.

Dinas Kebudayaan NTB bersama Balai Pelestarian Kebudayaan NTB dan masyarakat telah melakukan pendataan terhadap bangunan tradisional, benda budaya, perangkat ritual, kesenian, tenun, pusaka, serta pengetahuan budaya yang terdampak kebakaran.

Bale Beleq yang ikut terbakar menjadi salah satu perhatian karena bangunan tersebut memiliki fungsi penting dalam kehidupan adat masyarakat Sade dan berkaitan dengan penyimpanan benda pusaka.

Dengan demikian, pemulihan kawasan Sade tidak hanya menyangkut pembangunan kembali rumah warga. Pemerintah juga menghadapi tantangan untuk memulihkan ekosistem budaya dan aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini menjadi daya tarik utama wisata budaya Lombok.

Pemerintah Siapkan Pemulihan

Pemerintah Provinsi NTB telah melakukan peninjauan dan penanganan terhadap warga terdampak. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri bersama jajaran pemerintah daerah juga turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga serta memverifikasi kebutuhan pascakebakaran.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sebelumnya menyatakan pemerintah akan memikirkan restorasi kawasan Desa Adat Sade dengan mempertahankan bentuk dan karakter aslinya. Ia juga menegaskan penanganan warga terdampak menjadi prioritas sebelum proses restorasi dilakukan.

Sementara itu, pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan pembahasan mengenai pola pemulihan kawasan, termasuk bagaimana pembangunan kembali dapat dilakukan tanpa menghilangkan nilai adat dan budaya Sasak.

Bagi Embul dan warga lainnya, pemulihan tersebut menjadi harapan setelah kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda yang dikumpulkan selama puluhan tahun.

Di balik angka kerugian miliaran rupiah, terdapat kisah warga seperti Embul yang kehilangan hasil kerja keras bertahun-tahun. Tabungan Rp100 juta yang semula menjadi simpanan masa depan kini hanya menyisakan sekitar Rp7 juta yang berhasil ditemukan dari balik puing-puing rumahnya.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network