LOMBOK, iNewsLombok.id – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), H Muhammad Aminurlah, meminta Pemerintah Provinsi NTB tidak berlama-lama memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah.
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam (22/8/2026) tersebut menghanguskan sekitar 150 rumah dan berdampak terhadap sekitar 700 kepala keluarga (KK), berdasarkan data yang disampaikan Aminurlah.
Pernyataan tersebut disampaikan Aminurlah sebagai respons terhadap penjelasan Juru Bicara Gubernur NTB, H Aksanul Khalik, yang menyebut penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tidak serta-merta harus dilakukan secepatnya untuk penanganan kebakaran di Sade.
Menurut Aminurlah, pemerintah daerah sebenarnya memiliki ruang untuk segera mengalokasikan anggaran penanganan bencana. Jika anggaran belum tersedia pada pos yang tepat, menurut dia, dapat dilakukan pergeseran sesuai mekanisme yang berlaku.
"Uangnya ada bisa langsung digunakan, tidak perlu menunggu perubahan APBD. Kalau tidak ada dananya bisa langsung digeser, yang penting Gubernur bersurat ke Pimpinan DPRD NTB," ungkapnya, Senin (24/8/2026).
Aminurlah menilai penanganan korban bencana semestinya menjadi prioritas pemerintah karena masyarakat membutuhkan bantuan segera, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
