Tragis, Santri Diduga Jadi Korban Bullying Hingga Mengalami Luka Bakar Berat

Riki Aditya Ramdani
Kondisi korban dugaan bullying santri di Lombok Tengah yang viral di media sosial Facebook diposting akun @Ady. Kasus kini mendapat pendampingan LPA Mataram. (Foto: Tangkapan Layar)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Video pendek yang memperlihatkan kondisi tiga santri asal Lombok Tengah diduga menjadi korban perundungan (bullying) hingga mengalami luka bakar pada sebagian tubuh viral di media sosial.

Dalam video tersebut, salah satu korban disebut mengalami kondisi paling parah. Bahkan, beredar kabar salah satu santri meninggal dunia setelah kejadian tersebut.

Video itu awalnya diunggah oleh akun media sosial Facebook @Ady yang menyoroti kondisi korban yang disebut terjadi di lingkungan pondok pesantren.

"Saya lebih fokus ke adek ini. Lebih parah banget keadaannya. Terus keluarganya yang lain kemana. Kok cuma ibunya aja," tulis akun tersebut dikutip, Kamis (4/6/2026).

Unggahan itu kemudian mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Salah satu akun bernama @Renn yang mengaku sebagai keluarga korban memberikan klarifikasi terkait kondisi dalam video tersebut.

Menurutnya, korban yang berada di samping dalam video tersebut merupakan adiknya yang telah meninggal dunia.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network