“Menurut saya, komitmen terhadap liga domestik di sini adalah fondasi bagi masa depan kita,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran langsung pelatih tim nasional di stadion sebagai bentuk penghargaan terhadap pemain lokal.
“Dan penting juga, pertama, bahwa saya untuk menonton. Karena jika pelatih tim nasional tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi para pemain lokal,” tambah Herdman.
Agenda Eropa dan Pemantauan Pemain Abroad
Tak hanya fokus di dalam negeri, Herdman sudah menyiapkan agenda lanjutan. Ia berencana terbang ke Eropa pada akhir Januari atau awal Februari 2026 untuk bertemu langsung dengan para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri.
“Pada akhir Januari atau awal Februari saya akan pergi ke Eropa untuk melihat lingkungan latihan mereka dan mendengarkan mereka secara langsung sekaligus mencari pemain lain yang mungkin siap bergabung,” pungkasnya.
Langkah ini menunjukkan pendekatan menyeluruh Herdman, yang tidak hanya mengandalkan laporan teknis, tetapi juga ingin memahami kondisi psikologis dan profesional para pemain diaspora.
Gaya Kepemimpinan dan Tantangan Awal
Sebagai informasi, John Herdman dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam membangun tim nasional secara bertahap, termasuk saat menangani Kanada di level internasional. Pendekatannya yang menekankan kedisiplinan, komunikasi terbuka, dan identitas permainan diyakini akan menjadi warna baru bagi Timnas Indonesia.
Tantangan terdekat Herdman adalah menyatukan pemain lokal dan diaspora dalam satu visi, serta meningkatkan konsistensi performa di tengah padatnya kalender kompetisi. Namun, langkah awal yang berfokus pada hubungan personal dinilai sebagai sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia.
Pendekatan komunikasi intens, pemantauan liga lokal, dan rencana kunjungan ke Eropa memperlihatkan bahwa Herdman datang bukan sekadar membawa nama besar, melainkan membangun fondasi Timnas Indonesia dari akar yang paling mendasar: kepercayaan dan kebersamaan pemain.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
