Eks Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi Bantah Gabung PSI, Tegaskan Fokus Berdakwah
LOMBOK, iNewsLombok.id – Kabar Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) beredar di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial. Namun, kabar tersebut dibantah langsung oleh mantan Gubernur NTB dua periode itu.
Saat dikonfirmasi mengenai isu tersebut, TGB memberikan jawaban singkat dan tegas.
"Tidak benar", jawab Gubernur NTB dua periode itu, Selasa (27/10/2026).
Isu mengenai TGB bergabung dengan PSI sebelumnya ramai beredar di media sosial, termasuk Facebook. Informasi tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet yang mempertanyakan kebenarannya.
Kabar itu juga muncul di tengah perhatian publik terhadap posisi politik TGB setelah tidak lagi menjadi bagian dari Partai Perindo. Ketua DPW PSI NTB Lalu Budi Suryata sebelumnya mengatakan belum mendapatkan informasi maupun komunikasi mengenai kemungkinan TGB bergabung dengan PSI.
TGB memiliki rekam jejak panjang di dunia politik nasional dan NTB. Ia pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004–2009 sebelum terpilih sebagai Gubernur NTB.
TGB kemudian memimpin NTB selama dua periode, yakni 2008–2013 dan 2013–2018. Saat pertama kali dilantik sebagai gubernur pada usia 36 tahun, ia tercatat sebagai salah satu gubernur termuda di Indonesia.
Dalam perjalanan politiknya, TGB pernah bergabung dengan sejumlah partai, mulai dari Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Golkar hingga Partai Perindo.
Di Partai Perindo, TGB pernah menduduki posisi Ketua Harian Nasional. Namun, ia kemudian keluar dari partai tersebut pada Oktober 2024. Setelah itu, TGB tidak tercatat terikat dengan partai politik tertentu.
Di luar aktivitas politik, TGB tetap aktif dalam kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial. Ia merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI) dan dikenal sebagai akademisi serta ulama yang menekuni bidang tafsir Al-Qur'an.
Aktivitas TGB belakangan lebih banyak terlihat dalam kegiatan dakwah dan pendidikan. Pada September 2026, ia meluncurkan dua buku Tafsir Hubbul Wathan Seri 1 dan Seri 2 di Pancor, Lombok Timur. Buku tersebut merupakan kumpulan kajian tafsir yang sebelumnya disampaikan TGB dalam kajian bakda Jumat di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Centre Mataram.
Dengan bantahan langsung tersebut, hingga kini kabar TGB bergabung dengan PSI belum memiliki dasar konfirmasi dari TGB. Sementara dari pihak PSI NTB, komunikasi terkait isu tersebut juga belum diakui telah terjadi.
Editor: Purnawarman