Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Marc Marquez Tiba di Lombok, Penggemar Langsung Berebut Sambut Sang Juara Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Menkomdigi Meutya Hafid Cek Frekuensi MotoGP Mandalika, 250 Lebih Kanal Frekuensi Dipastikan Aman

Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:46 WIB
  • author Ema Widiawati
Menkomdigi Meutya Hafid Cek Frekuensi MotoGP Mandalika, 250 Lebih Kanal Frekuensi Dipastikan Aman
Menkomdigi Meutya Hafid mengecek kesiapan frekuensi dan infrastruktur komunikasi di Sirkuit Mandalika menjelang MotoGP 2026, Kamis (8/10/2026). (Foto: Ema Widiawati/iNewsLombok.id)

LOMBOK TENGAH, iNewsLombok.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan kesiapan sistem komunikasi menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid turun langsung mengecek kesiapan frekuensi di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Kamis (8/10/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan berbagai sistem komunikasi yang digunakan selama balapan dapat beroperasi tanpa gangguan. Meutya juga berkoordinasi dengan pihak Dorna untuk memastikan kebutuhan frekuensi yang diperlukan selama penyelenggaraan MotoGP telah terpenuhi.

"Kami tadi sekaligus mengecek pihak dari Dorna bahwa untuk frekuensi harus aman. Frekuensi ini menjadi salah satu faktor utama keberhasilan motogp," kata Meutya.

Lebih dari 250 Frekuensi Diamankan

Kemkomdigi menyiapkan lebih dari 250 kebutuhan frekuensi radio sesuai dengan kebutuhan teknis yang diajukan Dorna. Spektrum tersebut digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari komunikasi tim balap, operasional dan keselamatan perlombaan hingga produksi serta distribusi siaran internasional.

"Ya tadi kita sudah periksa bahwa untuk lebih dari 250 frekuensi yang kita sediakan sesuai kebutuhan yang diberikan oleh Dorna. Tadi sudah terpenuhi dan lancar. Kemudian nanti di sini ada kurang lebih 150 ribu penonton dengan total orang yang berada di wilayah ini 150 sampai 200 ribu itu juga pasti perlu penguatan dari frekuensi," ungkapnya.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut